Kadisdikbud Kota Sukabumi Bolehkan Sekolah Rayakan Kelulusan, Asal…

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi
MERIAH: Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi saat mengunjungi wisuda dan Pentas Kreativitas siswa di MIN, Kota Sukabumi. (Dok/humaskotasukabumi)

SUKABUMI – Kegiatan perpisahan sekolah merupakan event tahunan yang biasa digelar di setiap sekolah untuk merayakan kelulusan para siswa, khususnya di tingkat akhir setelah menyeleseikan Ujian Sekolah (US) untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.

Di masa pandemi Covid-19 kegiatan perpisahan sekolah sempat terhenti, bahkan ada yang dilaksanakan secara online. Namun tahun ini sepertinya kegiatan perpisahan sekolah mendapat lampu hijau dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi yang mengizinkan siswa TK, SD dan SMP mengadakan kegiatan perayaan kelulusan sekolah secara langsung.

Bacaan Lainnya

“Sesuai dengan arahan dari Presiden Jokowi boleh membuka masker saat di luar ruangan, menangapi itu Disdikbud mengizinkan setiap sekolah yang ada di satuan pendidikan Kota Sukabumi untuk mengadakan kelulusan sekolah khususnya kelas VI dan IX yang sudah lulus, kasihan dua tahun kegiatan ini sempat terhenti karena pandemi,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Sukabumi, Mohamad Hasan Asari saat dikonfirmasi Radar Sukabumi, Kamis (16/6).

Namun meski begitu, Hasan menekanan agar kegiatan perpisahan sekolah sebaiknya dilakukan sederhana dan yang paling utama tetap menerapkan protokoler kesehatan secara ketat seperti menjaga jarak, menggunakan masker dan tidak berkerumun meski saat ini Kota Sukabumi masuk pada PPKM Level 1, Hasan mengingatkan untuk tidak terlalu euforia dengan adanya kebijakan ini.

“Sebenarnya ini kebijakannya bersifat evaluatif ya, tergantung dari kondisi jika sewaktu-waktu Kota Sukabumi naik level maka kebijakannya bisa berubah termasuk PTM dan juga perpisahan sekolah. Tetapi intinya saya mengimbau bagi sekolah yang akan merayakan kelulusan boleh, asal ingat prokes tetap dijaga tidak boleh sampai lengah yang penting utamanya kesehatan siswa dan masyarakat sendiri,” pungkasnya. (wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan