SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Sejumlah pelayanan RSUD Syamsudin SH atau yang dikenal Rumah Sakit Bunut yang sempat ditutup sementara waktu, kali ini sudah mulai dibuka kembali. Pelayanan yang buka kembali yakni tindakan medis operatif di ruang instalisi bedah sentral (IBS), pelayanan pada ruang perawatan Anyelir, pelayanan cuci darah, ruang Kacapiring atas dan ruang HM Muraz.
” Pelayanan yang sempat dibatasi dan ditutup kembali dibuka. Semua sudah berjalan seperti biasa. Hanya untuk poli rawat jantung nanti akan di buka pada hari Jumat. Karena ada beberapa tahapan yang harus dipersiapkan,” ujar Kabag Humas dan Hukum RSUD R Syamsudin SH, dr Supriyanto kepada Radar Sukabumi, Rabu (26/8).
Dikatakan Supriyanto masyarakat tidak usah khawatir untuk berobat ke RSUD Syamsudin SH. Protokol kesehatan akan semakin ketat, bahkan untuk poli rawat jantung atau rawat inap pasien terlebih dahulu akan dilakukan rapid test.
“Rujukan pasien jantng dari RS jejaring harus dilakukan pemeriskaan rapid test di RS perujuk terlebih dahulu,” jelasnya.
Bahkan 9 tenaga kesehatan yang sempat terkonfirmasi Positif, saat ini sudah sembuh. Mereka yang sembuh sudah bekerja kembali.
“Yang 8 orang Nakes, secara SOP sudah diperbolehkan kembali bekerja. Sedangkan untuk 1 orang nakes masih dirawat dan kondisinya sudah mulai membaik,” akunya.
Sementara itu, Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19, dr Wahyu Handriana mengatakan sembilan kasus yang sempat terkonfirmasi positif sudah selesai menjalani isolasi mandiri. Mereka sudah dinyatakan sembuh.
“Namun ada satu tenaga perawat masih dirawat di luar RSUD Bunut yakni di Depok,” katanya.
Untuk tracing dari 9 orang yang terkonfirmasi Positif ini kata Wahyu sudah dilakukan. Ada sebanyak 115 orang, baik itu rekan kerja ataupun keluarga sudah dilakukan swab dan sudah dikirim ke Labkesda Jabar.
“Sebagian besar hasilnya sudah keluar dan dinyatakan negatif. Yang lainnya masih menunggu, soalnya kita ketahui bersama hasil swab itu tidak akan keluar secara berbarengan. Dirinya berharap tidak ada penambahan kasus lagi” katanya.
Gugus tugas sangat mengapresiasi kepada bunut yang sudah melaksanakan penanggulangan kasus Covid-19 ini agar tidak menyebar dan aman buat masyarakat. (bal/rs)





