Jenderal Edhie Wibowo Wafat, Dandim Sukabumi Ungkap Kenangan Terbaik

  • Whatsapp

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Komandan Kodim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo masih berduka atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo. Ya, almarhum merupakan paman dari Dandim 0607 tersebut.

Kepada Radarsukabumi.com, Danang mengaku kali pertama mendapatkan kabar duka tersebut sekira pukul 19.15 WIB pada Sabtu (13/6/2020) lalu. Ketika mengetahui informasi tersebut, Danang pun langsung ingin bergegas ke RSUD Cimacan, Kabupaten Cianjur tempat dimana Edhie Wibowo menghembuskan nafas terakhirnya.

Bacaan Lainnya

“Pada saat diberi kabar pada Pukul 19.15 Saya langsung bergegas ke RSUD Cimacan untuk membantu keluarga. Namun kemudian pada pukul 19.40 WIB saya ditelpon kembali oleh keluarga bahwa Beliau sudah meninggal dunia,” kata Danang kepada Radarsukabumi.com, Senin (15/6/2020).

Danang pun lebih memilih bersiap ke tempat persemayaman di rumah duka yang beralamat di Puri Cikeas Indah, Jalan Alternatif Cibubur Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Orang nomor satu di satuan Kodim 0607 itu pun tetap berada disana hingga prosesi pemakaman di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan yang dipimpin oleh KSAD Jenderal TNI Andhika Perkasa.

“Beliau orang yang sangat bersahaja, rendah hati namun tegas dan mempunyai pendirian yang kuat. Selama saya mengenal beliau, almarhum adalah sosok yang humoris suka bercanda namun serius, ceplas-ceplosnya almarhum adalah sebagai bukti bahwa beliau orang yang apa adanya,” ujar Danang mengenang sosok mantan KSAD di era Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono.

Banyak masukan-masukan dari purniawirawan TNI yang melanjutkan karirnya di partai politik Demokrat kepada Danang. Masukan-masukan tersebut bersifat membangun.

“Almarhum selalu berpesan kepada saya bahwa kita Perwira harus mempunyai karakter yang kuat sehingga tidak bisa dipengaruhi oleh siapapun. Kehadiran kita harus selalu berguna bagi orang banyak dan dapat menjadi penyumbang ide atau saran untuk sebuah permasalahan yang ada,” tutur Danang lagi.

Danang pun mengungkap kenangan terbaik kepada dirinya yang terjadi saat Edhiw Wibowo masih menjabat sebagai Danjen Kopassus. Saat itu dirinya pun masih berdinas di Cijantung di satuan yang sama dengan Edhiw Wibowo.

“Suatu hari kami yang menjabat sebagai komadan dari level komandan pleton / komandan unit, ikut wajib hadir untuk melaksanakan apel Dansat di satuan Kopassus. Saat itu dilaksanakan uji petik kemampuan Perwira, sebagaimana pertanggungjawaban pembinaan dari satuan satuan yang berada di bawah Kopassus. Kebetulan dalam materi menembak Senapan 3 Sikap (tiarap,duduk,berdiri) menggunakan SS1, Saya mendapatkan nilai tertinggi (283 dari total nilai 300 ), dari seluruh perwira yang ada, sehingga mendapatkan penghargaan dari beliau yang saat itu menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus,” beber Danang.

Diberitakan sebelumnya, Mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Pramono Edhie Wibowo meninggal dunia dalam usia 65 tahun, pada hari Sabtu malam pukul 19.40 WIB tanggal 13 Juni 2020 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Cimacan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Almarhum meninggalkan karena sakit jantung. (izo/rs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *