Hiraukan Bendera Merah, 3 Wisatawan Tenggelam di Pantai Istiqomah Sukabumi

Para korban selamat dari insiden laka laut di Pantai Istiqomah, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi pada Senin (10/6/2019) pagi tadi. (foto: ist)

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Kecelakaan laut atau laka laut kembali terjadi di laut Sukabumi hari ini, Senin (10/6/2019). Dari informasi yang diterima Radarsukabumi.com, sebanyak tiga orang wisatawan tenggelam di Pantai Istiqomah, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

“Iya, ada tiga orang dilaporkan tenggelam di Pantai Istiqomah,” kata Kepala Operasional dan SDM Balawista Kabupaten Sukabumi Asep Edom kepada Radarsukabumi.com, Senin (10/6/2019).

Bacaan Lainnya

Asep pun memaparkan kronologis singkat peristiwa laka laut tenggelamnya tiga orang tersebut. Asep mengatakan, sekira jam 07.00 WIB di lokasi Pantai Istiqomah telah terjadi laka laut yang terhadap tiga orang.

“Ketiga korban sedang asyik berenang di laut kemudian terbawa arus ke tengah,” ujar Asep.

Para korban, imbuh Asep, ternyata tidak mengindahkan adanya bendera merah yang merupakan tanda bahwa dilarang berenang di kawasan tersebut karena berbahaya. Pihaknya pun mengaku telah mengimbau para korban tersebut.

“Dan posisi korban berenang di area bendera merah, kami sudah imbau bahwa tanda tanda bndera merah sangat berbahaya dihiraukan dan tidak boleh ada yang beraktifitas di depannya,” ungkap Asep.

Setelah itu, satu orang terbawa arus ke tengah. Sedangkan dua orang lainnya berusaha untuk menyelamatkan namun ikut tenggelam.

“Lalu para korban diselamatkan. Sebanyak dua orang dalam keadaan sehat, sedangkan satu orang lagi dibawa ke RSUD Palabuhanratu karna terlalu banyak meminum air laut,” ujar Asep.

Adapun identitas ketiga korban tersebut yaitu Galih (17), Arya
(14) dan Pabi Sudatman (16). Ketiganya merupakan pelajar yang berasal dari Kota Bogor, Jawa Barat.

Asep pun mengimbau kepada para wisatawan di kawasan pantai selatan Sukabumi agar berhati-hati serta memperhatikan imbauan petugas di pantai.

“Kami mengimbau kepada para wisatawan atau masyarakat agar selalu memperhatikan imbauan kami dan berhati-hati,” pungkasnya.

(den/rs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.