H+1 Mudik Lebaran Jalur Sukabumi-Bogor Macet Total, Ini Penyebabnya

  • Whatsapp

RADARSUKABUMI.Com SUKABUMI— Kepadatan Arus mudik lebaran pada H+ 1 terpantau parah. Volume kendaraan menuju Sukabumi Bogor dan Sebaliknya mulai padat sejak pagi hari. Kepadatan dikedua jalur membuat arus lalu lintas tak bergerak, pada Kamis (06/06) sekitar pukul 13,00 WIB. Kepadatan mulai dari wilayah Cibadak hingga perbatasan Bogor menjadi momok menakutkan pemudik.

Bahkan pemudik yang ingin segera tiba dikampung halamanpun harus rela bersabar ditengah kemacetan. Dedi Setiawan (46) pemudik asal jakarta harus rela kehilangan waktunya dijalanan Sukabumi. Berangkat dari wilayah Jakarta dari subuh hari hingga pukul 13,00 WIB belum juga sampai ke kampung Halaman.

Bacaan Lainnya

“Tadinya saya pikir gak macet lagi karena ada tol, ternyata masih lebih parah ini jalanan Sukabumi, “jelasnya.

Diketahui kemacetan terjadi akibat aktivitas kendaraan yang semakin padat, kurangnya petugas lalu lintas menjadi faktor lain kemacetan panjang kembali terjadi. Bahkan berdasarkan pengakuannya, kemacetan tak hanya terjadi dijalur utama jalur jalur tikus atau jalur alternatif juga menuai hal serupa.

“Dari Cicurug ke Parungkuda memakan waktu tiga jam, Dari Parungkuda ke Cibadak hampir sama, dan sekarang di Cibadak masih sama juga macet, makanya saya memilih beristirahat dulu, “keluh Dedi yang diketahui berencana akan mudik ke Wilayah Jampang tengah ini.

Dirinya berharap kemacetan semacam ini seharusnya sudah dilakukan penanganan oleh petugas, seharusnya petugas kepolisian ada disetiap titik macet. Jangan biarkan yang mengatur lalu lintas pak ogah.

“Nah ini yang saya sesalkan, disetiap keluar pertigaan jalan Alternatif banyak pak Ogah yang ngatur, mereka tidak mementingkan kelancaran tapi uang saja, “sarannya.

Hal senada dikatakan oleh Romli (32) merasa kecewa ketika kemacetan di jalur utama Sukabumi-Bogor. Banyaknya kendaraan yang seenaknya berkendara memperparah kemacetan, dirinya mencotohkan kepada kendaraan yang tidak sabar melintas dengan mengambil lawan arah dari arah bersebrangan datang, alhasil macetnya menjadi-jadi.

“Pengandara juga harus disalahkan, terutama pengendara yang tidak sabaran, nyalip pada pada saat volume kendaraan banyak, hasilnya ngunci ketika bertemu dengan kendaraan lain, “cetusnya. (die)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *