BERITA UTAMA

Detik-detik Pegawai Pengolahan Batu Kapur di Padabeunghar Sukabumi Tewas Tergiling Mesin Briket Mikser

×

Detik-detik Pegawai Pengolahan Batu Kapur di Padabeunghar Sukabumi Tewas Tergiling Mesin Briket Mikser

Sebarkan artikel ini
KECELAKAAN KERJA  : Kondisi jasad Usman (21), seorang pekerja PT BBM, tewas setelah tergiling mesin penghalus batu bara di Kampung Ciembe, RT (005/013) Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)
KECELAKAAN KERJA  : Kondisi jasad Usman (21), seorang pekerja PT BBM, tewas setelah tergiling mesin penghalus batu bara di Kampung Ciembe, RT (005/013) Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.(FOTO : UNTUK RADAR SUKABUMI)

Sementara itu, Kepala Desa Padabeunghar, Ence Rohendi kepada Radar Sukabumi mengatakan, pihaknya membenarkan terkait kasus kecelakaan kerja yang terjadi di pabrik PT BBM hingga menyebabkan seorang pekerja meninggal dunia.

Bank bjb Tandamata

“Jadi untuk kejadiannya saya juga kurang hapal yah, saya tahu korban sudah ada di bawah saat lihat kesana, saya datang ke lokasi sambil bawa mobil ambulance desa dan sopir saya ke sana. Saya tahunya kecelakaan gitu,” kata Ence kepada Radar Sukabumi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, korban diketahui asal warga Kecamatan Surade. Namun, semenjak bekerja di perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan batu kapur, ia telah tinggal bersama saudaranya di Kampung Puncak Sawo, RT 01/RW 01, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah.

“Pasca kejadian itu, korban langsung di bawa ke rumah duka untuk di lakukan pemakaman,” imbuhnya.

Ia menambahkan, bahwa pihak keluarga telah menerima bahwa kejadian tersebut merupakan suatu musibah dan akan di lakukan pemulasaraan jenazah berdasarkan syariat Islam dan menolak untuk di lakukan autopsi.

“Kalau malam setelah kejadian itu, juga langsung diselesaikan secara kekeluargaan, keluarga korban dan pihak perushaan sudah beres malam itu juga, jadi masalahnya tidak sampai ke jalur hukum,” timpalnya.

“Itu perusahaannya bergerak dalam bidang penggilingan batu kapur dan itu sudah lama beroperasi. Saya tidak tahu korban itu sudah berapa kama kerja disana dan berapa jumlah karyawannya di perusahaan PT BBM itu. Karena, saya baru 6 bulan menjabat sebagai Kades. Nah, pemiliknya Ibu Sulih orang Jakarta, dia punya perusahaan disini,” bebernya.