Setelah disalatkan, Kapolres juga melepaskan jenazah Hendro untuk disemayamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sukaraja, Bogor.
Istri almarhum, Tuti Maryana meyebutkan, almarhum meninggalian satu istri dan empat anak. Ia menduga, suaminya itu terjatuh akibat kecapean dalam melaksanakan tugas, sebab minggu minggi terakhir ini, banyak tugas yang dijalankan almarhum sebagai Kapolsek Purabaya.
“Beliau punya riwayat penyakit diabet. Jadi cepat capek. Sebelumnya pernah dirawat di RS Secapa Polri dan RS PMI,” sebutnya. Tuti juga mengaku terima kasih kepada jajaran Polres yang susah peduli ikut serta menyalatkan suaminya.(ryl)





