Asjap berpesan, agar para pejabat ini menganggap indung asuh sebagai orangtua. Sehingga, dalam menjalankan amanah ini dapat dilaksanakan secara ikhlas.
Apalagi, indung asuh yang dibina merupakan janda atau lansia, tidak berpenghasilan tetap, dan masih memiliki tanggungan. “Kita semua harus ikhlas dalam menjalankan program ini. Apalagi, ini program sangatlah luar biasa dan sangat bagus untuk terus menerus,” ujarnya.
Pihaknya meyakini, bahwa program ini menjadi momentum untuk menebar kebaikan. Termasuk mengakselerasi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah). “Mari kita sukseskan program ini,” pungkasnya. (den/d)






