“Alhamdulillah, ini kali kedua saya hadir di Seren Taun. Kami sengaja touring dengan motor. Meski jalannya curam dan ekstrem, semua lelah terbayar saat tiba di lokasi. Hiburan yang disajikan sangat beragam, dan keramahan warga adat benar-benar luar biasa,” ungkapnya.
Seren Taun Gelar Alam ke-657 menjadi bukti bahwa tradisi lokal masih memiliki daya tarik kuat dan mampu menjadi jembatan antara pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata daerah. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus bersinergi agar warisan budaya ini tetap hidup dan memberi manfaat bagi generasi yang akan datang. (ndi/d)






