Kabagops Polres Sukabumi Kota, Kompol Sulaeman Salim menjelaskan, saat diperiksa enam anjal mengakui perbuatannya telah menganiaya Juned. Sementara, sembilan anjal sisanya mengaku tidak ikut terlibat karena tengah tertidur di emperan GOR Kota Sukabumi.
“Diketahui, penganiayaan bermotif dendam. Enam anjal yang terlibat penganiayaan diperiksa lebih lanjut oleh aparat kepolisian, sementara korban dibawa ke RSUD R Syamsudin SH untuk mendapat pertolongan utama usai dianiaya,” jelasnya.
Diterangkannya, aksi penganiayaan bermula akibat korban Juned yang diduga mencuri ponsel milik Zidan, rekannya sesama anjal. Sulaeman menyebut, para pelaku kemudian dimintai keterangan lebih lanjut untuk memastikan motif lain dibalik aksi penganiayaan tersebut.
“Ini perkelahian antar sesama temannya. Supaya hal ini tak terulang lagi, khususnya di bulan ramadan, setiap hari kami siapkan anggota untuk berpatroli siang dan malam. Ada polisi ramadan, ada juga polisi masjid. Kita juga siapkan Pos Pam dan Pos Pelayanan guna meminimalisir aksi semacam ini terulan lagi,” pungkasnya. (cr16/t)





