BERITA UTAMAPilkada Kabupaten SukabumiPolitik Kabupaten Sukabumi

Baldatun Luncurkan Dua Beasiswa Khusus Anak Yatim Piatu

SUKABUMI — “Hidup kita tidak boleh hanya berfikir untuk diri sendiri untuk kebutuhan keluarga saja, tetapi perhatikan orang lain yang tidak beruntung seperti anak yatim piatu” hal itulah yang dikatakan oleh Pendiri sekaligus penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin saat Milad ke 4 kemarin.

Menurutnya, jika hidup kita diwakafkan dijalan Allah, maka akan dimudahkan segala urusan didunia ini.

“Allah maha kaya, ketika kita menghidupkan agama allah semua urusan bisa dimudahkan. Begitu pula ketika mengangkat derajat anak yatim dengan Ikhlas, maka allah akan angkat derajat orang tersebut, “terang Ade Dasep seusai mengadakan Milad Baldatun yang ke 4 sekaligus merayakan HUT Partai Gerindra yang ke 12 di Hotel Agusta, Cikukulu Cicantanyan Kabupaten Sukabumi, Jumat (7/2)

Meski sulit mengurus anak yatim yang mencapai 1,800 anak yang tersebar di enam Kecamatan yang ada di Dapil III, namun tekad keikhlasan membuat dimudahkan.

Bahkan dalam upaya keseriusan memakmurkan anak yatim, orang yang juga sebagai anggota DPRD ini sudah meluncurkan dua beasiswa yakni beasiswa pendidikan dan beasiswa kesehatan untuk anak yatim piatu binanaan.

“Meski tidak seberapa, namun setidaknya ini awal permulaan untuk memperhatikan mereka untuk pendidikan dan kesehatan. Ya hari ini, banyak sekali yang berbicara dunia, tapi sedikit yang berbicara akhirat, “terangnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, dalam mengurus anak yatim haruslah berjiwa rendah hati. Dihadapan anak yatim jangan sampai menunjukan kuasa atau materi dan kekuasaan, pasalnya mereka yang dibutuhkan adalah kasih sayang pengganti orang tuanya yang sudah meninggal.

Maka, dirinya berpendapat bahwa ketika kita membahagiakan anak yatim maka akan bahagia yang membahagiakan mereka.

“Anak yatim itu membutuhkan kasih sayang tulus, belailah rambut mereka. Mereka akan bahagia, dan itu jelas dalam kitab suci Alquran disebutkan agar umat islam untuk memakmurkan anak yatim, “bebernya.

Menurutnya, langkah yang sudah dilakukan ini merupakan salah satu janji politik untuk berbuat kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi yang difokuskan kepada memakmurkan anak yatim dan membudayakan baca, faham dan Amal Alquran.

Selain itu juga, kegiatan ini salah satu cara untuk memberikan kemakmuran kepada anak yatim piatu khususnya di Kabupaten Sukabumi. Menurut orang yang duduk di Komisi satu ini, kegiatan ini merupakan kegiatan rutinitas Baldatun Center yang digelar setiap tahun.

“Selain memberikan Beasiswa, kami adakan Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) khusus anak Yatim, tujuannya untuk menciptakan generasi yang berbasis Qurani, “terangnya.

Tercacat ada sebanyak 1.800 Anak yatim binaan Baldatun Center yang tersebar di 58 Desa 1 Kelurahan di enam Kecamatan. Sebelum mengikuti MHQ Anak yatim tersebut diseleksi ditiap-tiap desa, kemudian setelah dinyatakan lulus mereka berhak mengikuti MHQ pada puncak kegiatan.

“Hanya 73 Anak Yatim yang lolos dan bertanding dalam MHQ ini, Jurinya kami datangkan dari luar daerah. Adapun sasaran kegiatan ini adalah untuk menerapkan budaya Baca, faham dan Amal Alquran yang seperti didalam Visi Misi Berdirinya Baldatun Center, “terangnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, inti dari semua kegiatan tersebut diharapkan bisa membangun kesadaran masyarakat khususnya di Kabupaten Sukabumi, tentang betapa pentingnya memahami dan mengamalkan Alquran.

“Ini merupakan wujud nyata untuk membuktikan bagaimana membangun masyarakat dengan Alquran, diawali dari para anak Yatim piatu, kerena mereka adalah generasi penerus yang harus kita bangun sejak dini, mulai dari karakter dan sikap yang berprilaku qurani, “terangnya.

Sementara itu, Bupati Marwan Hamami mengatakan, bahwa apa yang dilakukan oleh Baldatun center merupakan langkah yang harus didukung pemerintah karena sesuai dengan Visi dan Misi Kabupaten Sukabumi yang religius.

Hari ini, baldatun center mengajak kita semua untuk mempersiapkan generasi muda yang tangguh dan berjiwa qurani yang siap menghadapi tantangan zaman.

“jika mereka iman mereka kuat pondasi agamanya, tentunya saat bersaing tidak mudah menyerah apalagi pindah kenyakinan lantaran tidak mampu bersaing. Sebetulnya itu yang diharapkan oleh kita, jangan sampai ada generasi muda pindah kenyakinan akibat imannya lemah. Disitu soal penguatan religius ini lebih kepada membentengi generasi muda agar bisa bersaing di segala zaman,” terangnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa yang dilakukan baldatun center sudah benar. Agar para anak yatim piatu memiliki masa depan yang religius.

Baldatun center mempersiapkan diri untuk itu, dengan menciptakan generasi qurani bukan generasi Android. “Semoga langkah ini bisa menjadi acuan masyarakat lain yang ingin melakukan hal yang sama, agar kedepan Kabupaten Sukabumi lebih baik lagi,” tukasnya. (hnd)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button