Arus Balik di Sukabumi Aman, Petugas Sat Set

Mudik-Lebaran
Petugas dari Polres Sukabumi Kota, saat memberikan arahan kepada para pemudik yang hendak meninggalkan Sukabumi

SUKABUMI – Sempat diperkirakan bakal kembali terjadi kemacetan pasca arus mudik dan libur Idul Fitri 1442 Hijriah, namun ternyata hal itu tak terjadi. Hasil pantauan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi, arus balik baik untuk pemudik maupun wisatawan pada H+6 libur liburan panjang dan cuti bersama terpantau ramai lancar.

“Sejak pagi sampai siang sekitar pukul 12.00 WIB masih terlihat landai. Arus balik ramai lancar dan masih landai berdasarkan pantauan di sejumlah kantong-kantong wisata maupun di ruas jalan raya,” kata Kadishub Kabupaten Sukabumi, Dedi Chardiman kepada Radar Sukabumi pada Minggu (08/05).

Bacaan Lainnya

Meskipun terjadi stagnan atau sedikit kemacetan di wilayah Kabupaten Sukabumi, itu berada di lokasi pasar-pasar atau area publik. Karena ada aktivitas dan banyak kendaraan yang berhenti atau putar balik kendaraan angkot karena aktivitas ekonomi.

“Mudah-mudahan tidak ada peningkatan volume kendaraan pada arus balik yang signifikan. Kita pantau di kawasan Geopar Ciletuh. Seperti di laut Palangpang dan pantai Ujunggenteng juga longsong. Biasanya ketahuan melonjaknya nanti sore sekitar pukul 16.00 WIB,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan arus balik baik untuk pemudik maupun para wisatawan, Dishub selain menugaskan para anggotanya di sepanjang ruas jalan raya, juga sudah menyiapkan tim khusus yang bertugas untuk mengurai kemacetan.

Seperti jika ada stagnan kemacetan, tim khusus ini akan mengurai kemacetan yang berjumlah 20 orang.

“Mereka itu, tugasnya mobile karena secara struktur mereka berada du dinas bukan di lapangan. Namun untuk kebijakan one way dan lainnya sebagainya, itu merupakan kewenangan dari Satlantas Polres Sukabumi,” pungkasnya.

Sementara itu, jumlah keberangkatan penumpang di Terminal KH Ahmad Sanusi, Jalur Lingkar Selatan, mengalami lonjakan. Saat ini, jurusan Jawa dan Banjar mendominasi keberangkatan para penumpang baik Angkutan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) maupun Angkutan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP).

“Ya, peningkatan keberangkatan penumpang terjadi paling banyak pada Jumat lalu yang jumlahnya mencapai 1.641 penumpang AKDP. Sedangkan penumpang AKAP, mencapai 410 orang,” jelas Kepala UPTD Terminal Type A Kota Sukabumi, Yukky Rahmat Yunus kepada Radar Sukabumi, Minggu (8/4).

Terhitung sejak 23 April hingga 9 Mei 2022, jumlah penumpang AKDP kedatangan mencapai 3.464 orang dan keberangkatan 8.636 orang. Jika ditotalkan, jumlah keberangkatan penumpang AKAP maupun AKDP mencapai 11.525 orang.

“Sementara, kedatangan penumpang AKAP terdapat sebanyak 2.081 orang dan kebernagkatan 2.889 orang,” ujarnya.

Jika meilihat dari data yang ada, sambung Yukky, jumlah keberangkatan penumpang saat ini lebih tinggi apabila dibandingkan sengan angka kedatangan penumpang.

“Kerena memang sata ini arus balik mudik sehingga banyak warga yang sudah berlibur di Sukabumi kembali ke daerah asalnya untuk kembali bekerja,” bebernya.

Terpisah, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi Kota mengaku, pada Sabtu dan Minggu ini untuk situasi arus lalu lintas sangat  normal. Semua personel sampai saat ini masih berjaga di seluruh kota sesuai dengan tugas dari awal.

“Semua personel masih berada di posko masing-masing sampai saat ini. Mau itu di timur perbatasan sampai di pusat kota” beber Kasatlantas Polres Sukabumi Kota, AKP Tejo Reno Indratno.

Dengan diberlakukannya sistem tersebut, di harapakan pada masa mudik kali ini, bisa terciptanya suasana mudik yang aman, nyaman dan sehat.

“Pada 16 pos pelayanan mudik tahun ini, kami juga menyediakan layanan vaksin, sebagai salah satu sarat mudik tahun ini,” ucapnya
Tejo menghimbau kepada semua masyarakat yang melaksanakan arus bali maupun yang liburan, bisa mengecek terlebih dahulu semua kendaraannya dipastikan aman.

“Cek semua kendaraan. Serta ketahanan tubuh harus sehat, apalagi yang mengendarai kendaraan lebih baik berhenti sejenak beristirahat di posko yang sudah disediakan pemerintah maupun kepolisian,” pungkasnya. (den/bam/cr1/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.