Peristiwa ini menambah daftar panjang keresahan warga terhadap aksi brutal gerombolan bermotor. Di tengah bulan suci, rasa aman yang seharusnya menyelimuti warga justru digantikan oleh ketakutan.
Bagi S dan keluarganya, Ramadan tahun ini akan selalu diingat bukan karena sahur bersama, melainkan karena luka yang ditinggalkan oleh geng bermotor yang merampas ketenangan malam.(ndi/d)






