BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

BI Sediakan Rp13,7 Triliun Untuk Sukabumi

×

BI Sediakan Rp13,7 Triliun Untuk Sukabumi

Sebarkan artikel ini
NGANTRE: Sejumlah warga mengantre untuk menukarkan uang di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, kemarin (21/5).

CIKOLE-– Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Jawa Barat menyediakan layanan penukaran uang baru sebesar Rp 13,7 triliun khusus untuk masyarakat Sukabumi.

Penukaran uang yang dipusatkan di Lapangan Merdekan ini akan berlangsung selama 8 hari, atau sejak tanggal 21 hingga 29 Mei mendatang.

Bank bjb Tandamata

KPw Bank Indonesia berkerjasama dengan sejumlah bank melayani penukaran di dalam dan juga luar kantor dengan mobil kas keliling.

” untuk kebutuhan hari raya warga Jabar, uang tunai yang disediakan mencapai Rp 24,4 triliun.

Khusus untuk Sukabumi di luar Cirebon dan Tasikmalaya uang tunai yang disediakan sebesar Rp 13,7 triliun,” ujar Deputi Direktur BI Kantor Perwakilan Jabar Imanudin Sahabat kepada wartawan di sela-sela launching mobil layanan penukaran uang terpadu di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, Selasa (21/5).

“Secara nasional BI menyediakan Rp 218 triliun,” lanjut Imanudin.

Diterangkan Imanudin, permintaan uang tunai di Kota Sukabumi cukup besar.

Dimana kebutuhan uang tunai menjelang hari raya mengalami peningkaan hampir 9 persen, sehingga BI sudah mengantisipasinya dengan membuka layanan kepada warga.

Kondisi ini sambung dia, menunjukkan daerah tersebut memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di atas rata rata Jabar yakni 5,73 persen.

“Makanya kami membuka layanan kas terpadu pertama di Sukabumi.

Kami melihat potensi besar kebutuhan uang tunai dan membuka layanan kas titipan di BJB Sukabumi,” terang dia.

Ia menambahkan, uang yang disimpan dan digunakan untuk melayani warga Sukabumi mencapai Rp 108 miliar.

Jumlah ini jauh lebih besar bila dibandingkan dengan kas titipan BI di BJB Subang yang hanya Rp 14 miliar.

“Keberadaan layanan ini diharapkan dapat membantu warga yang membutuhkan penukaran uang,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Sukabumi Andri Setiawan Hamami mengatakan, antusias masyarakat untuk menukar uang tunai cukup tinggi.

‘’ Fenomena ini menunjukkan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat meningkat,” kata Andri.

Uang tunai yang baru ungkap Andri, tidak hanya dapat diakses kalangan tertentu saja.

Melainkan semua kalangan bisa menggunakan uang baru di momentun lebaran ini.

Terlebih tentunya penggunaan uang baru sudah menjadi budaya.

Ditempat terpisah, Ujang salah seorang warga Sukabumi mengatakan, ia menukarkan uang untuk keperluan menghadapi Lebaran dan dibagikan kepada sanak saudaranya.

“Biasa untuk berbagi kepada ponakan dengan uang lembaran baru,” kata dia.

Rahmat mengatakan, ia mengetahui adanya lokasi penukaran uang dari media sosial dan teman sekerjanya.

Ia mengaku merasa terbantu dengan adanya mobil penukaran uang yang digelar Bank Indonesia (BI) tersebut.

Untuk diketahui, dalam penukaran uang tersebut, maksimal per orang diberikan jatah sebesar Rp 3 juta dengan uang pecahan kecil mulai dari Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5.000, dan Rp 2.000.

Pelayanan ini bisa melayani masyarakat untuk menukarkan uang tunai sesuai dengan kebutuhanya.

(upi/d)