JAKARTA— Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memenuhi undangan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis sore (2/5).
Komunikator Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, pertemuan itu hanya silaturrahmi biasa.
“Pertemuan @jokowi dengan AHY adalah atas undangan Jokowi dalam rangka silaturrahmi,” kata dia di akun twitter? @FerdinandHaean2 sesaat lalu.
Dengan demikian, jelas Ferdinand, pertemuan itu tidak membicarakan politik praktis termasuk sikap Demokrat pasca pencoplosan Pemilu 2019 pada 17 Apri lalu.
Lanjut Ferdinand, hingga saat ini partai pimpinan SBY masih tetap bersama Koalisi Adil dan Makmur yang mengusung Prabowo-Sandi.
“Hingga saat ini Demokrat tetap akan selesaikan kewajiban moral koalisi hingga keputusan final sesuai aturan pemenang Pilpres.
Pasca koalisi selesai, Demokrat bebas tentukan langkah politiknya,” tukasnya.
Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo hanya sebatas silaturrahmi.
Putra sulung SBY itu memenuhi undangan Kepala Negara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis sore (2/5).
“Silaturrahmi bisa setiap saat.
Silaturrahmi seperti ini juga terus dilakukan, ini penting, komunikasi tidak harus berbicara politik pragmatis,” kata AHY kepada wartawan usai bertemu empat mata dengan Jokowi.
Menurutnya, ada hal-hal lain yang mereka bicarakan.
Yaitu, saling memberikan masukan positif.
“Ada juga hal-hal lainnya, kita juga selalu harus bisa membangun semangat Indonesia,” ujar AHY.
Pada pertemuan itu, lanjut AHY, dia juga menyampaikan salam orang tuanya kepada Jokowi.
“Saya menyampaikan salam hormat pak SBY dan ibu Ani karena tadi pagi sempat berkomunikasi, yang intinya adalah salam hormat ke pak Presiden.
Saya juga sebagai warga negara mendapat kesempatan diundang oleh pak Presiden dan tatap muka langsung di tengah-tengah kesibukan beliau,” tutupnya.
(rmol/jpg)




