SIDOARJO – Banyak sekolah tingkat SMP, baik negeri maupun swasta, di Kota Delta yang sudah bergiliran mendeklarasikan diri sebagai sekolah ramah anak (SRA).
Setelah SMP, jenjang SD melakukan deklarasi serupa.
Baru-baru ini SD Al Muslim Waru, kali pertama berkomitmen sebagai sekolah ramah anak.
Hampir 900 siswa turut berpartisipasi dalam deklarasi.
Beragam acara diadakan.
Di antaranya, penampilan ekskul khas SD Al Muslim berupa seni kolintang dan angklung dari siswa kelas IV.
Suara khas alat musik asli Indonesia tersebut terdengar rancak mewarnai pembukaan deklarasi.
Setelah penampilan, para siswa mendapat penjelasan tentang SRA dan cara mewujudkannya.
Selanjutnya, ratusan pelajar itu melaksanakan deklarasi.
bersama dengan membaca komitmen SRA.
Salah satu isi naskah deklarasi tersebut adalah setiap siswa harus memiliki sikap peduli terhadap diri
sendiri, orang lain, dan lingkungan.
Selain itu, mereka melaksanakan pembelajaran dengan kasih sayang dan saling menghargai tanpa kekerasan dan bullying.
’’Sebenarnya SRA itu sudah mendarah daging di kalangan civitas academica Al Muslim, tapi baru sekarang di deklarasikan,’’ ujar Waka Bidang Kesiswaan SD Al Muslim Muyatun.
Selepas deklarasi para siswa, semua civitas academica membubuhkan tanda tangan.
Satu per satu anggota ekskul dan kelompok kerja di sekolah
juga ikut tanda tangan.
Ada dokter cilik, tim olahraga, dan lainnya.
’’Komite sekolah sangat antusias ketika diundang dalam kegiatan ini,’’ kata Muyatun.
Deklarasi SRA tersebut ditargetkan dila kukan semua sekolah di Sidoarjo secara bergiliran.
Yang sudah berkomitmen dan telah menyiapkan penunjangnya diimbau melaksanakan deklarasi.
’’Semua TK, SD, SMP, maupun PKK akan menjadi ramah anak,’’ tutur Ida Hayati, fasilitator SRA Sidoarjo.
Pada 2021, semua penyelenggara pendidikan diharapkan sudah menjadi SRA.
(uzi/c14/hud)




