KOTA SUKABUMI

Soal RTH, Pemda Garap Kaum Milenial

×

Soal RTH, Pemda Garap Kaum Milenial

Sebarkan artikel ini

CITAMIANG – Pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi mulai merubah arah dan cara sosialisasi tentang Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Sukabumi. Kali ini, DLH mulai menyasar kaum milenial untuk memberikan pemahaman tentang RTH.

Kepala Bidang Penataan Taman dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Sony Hermanto mengungkapkan, kaum milenial atau anak muda masa kini merupakan kelompok yang potensial untuk menularkan pemahaman tentang RTH.

Bank bjb Tandamata

“Awalnya, kita hanya melakuakan sosialisasi kepada masyarakat yang dilaksanakan di kelurahan ataupun kecamatan. Namun, memang ternyata tidak begitu berjalan efektif.

Maka dari itu, kali ini kta garap kaum milenial dengan cara sosialisi yang baru dan tempat yang baru juga seperti cafe,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi, kemarin (15/4).

Tidak hanya tentang RTH yang disampaikan kepada milenial, namun soal persampahan pun juga disampaikan. Salah satunya, dengan mengajak kaum milenial untuk tidak membuang sampah dengan sembarangan.

“Kami sampaikan juga, bahwa persoalan sampah ini bukan hanya tugas pemerintah saja, melainkan harus melibatkan semua unsur, khususnya kaum milenial yang juga harus mengkampanyekannya,” ujarnya.

Cara baru tersebut, dilakukan senada dengan harapan Kota Sukabumi. Karena percepatan pembangunan, juga harus di iringi oleh pembangunan Sumber Daya Manusianya (SDM).

“Percepatan pembanguann yang dilakukan pemerintah, misalnya saja dibidang infrastruktur RTH, juga harus dibarengi pembanguann SDMnya sehingga sinergis,” sebutnya.

Selain itu, bebrpaa penataan kawasan terpadu, seperti Lapang Merdeka, Alun-alun dan Jalan Ir Djuanda yang bakal di bangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bakal menajdi destinasi wisata baru bagi masyarakat.

“Penataan kawasan itu juga harus dibarengi tumbuhnya kesadaran masyarakat. Sehingga apa yang disiapkan pemerintah bakal terjaga dengan baik dan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” pungkasnya. (upi/d)