KABUPATEN SUKABUMI

Petugas Keamanan ‘Bentrok’ dengan Demonstran

×

Petugas Keamanan ‘Bentrok’ dengan Demonstran

Sebarkan artikel ini
Petugas keamanan saat menghalau pendemo yang sudah mulai anarkis dalam simulasi pengamanan Pemilu 2019 di halaman Polres Sukabumi.

PALABUHANRATU – Tak terima jagoannya kalah, massa pendukung salah satu calon presiden bentrok dengan aparat keamanan. Tiga tembakan pun terpaksa dilepaskan petugas kepada para demonstran supaya mereka mundur dari kerusuhan. Akibat dari bentrokan itu, seeorang demonstran terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Pantauan Radar Sukabumi, bentrokan antara massa dengan petugas keamanan ini terjadi di halaman Polres Sukabumi, jalan Jajaway, Kecamatan Palabuhanratu. Warga sekitar pun dibuat tegang atas insiden ini. Sehingga akhirnya aparat keamanan berhasil mengkondusifkan keadaan dari kericuhan seperti biasanya.

Bank bjb Tandamata

Bentrokan yang terjadi ini tentunya bukanlah bentrok sungguhan, melainkan simulasi pengamanan Pemilu 2019 mendatang. Dari simulasi ini terlihat petugas keamanan yang terdiri dari Polri dan TNI nampak kompak dalam menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Sukabumi.

Dari rangkaian kegiatan simulasi ini, bentrokan bermula saat ada kelompok yang disebut sebagai pendukung calon merasa tidak puas atas hasil Pemilu. Mereka pun melakukan aksi unjuk rasa ke kantor KPU. Semula aksi unjuk rasa ini berjalan dengan kondusif.

Namun karena ada beberapa massa yang diduga menjadi provokator, maka situasi pun mulai memanas. Petugas keamanan yang disiapkan terpaksa mengambil tindakan tegas setelah para demonstran diberi peringatan, namun tak juga digubris.

Kendaraan watercanon pun disiapkan dan petugas pengurai massa pun siap dengan senjata laras panjnya. “Kaget pertamanya, dikira aksinya beneran,” ujar seorang warga yang melintas, Asep Gunawan (45) kepada Radar Sukabumi.

Asep mengaku kagum dengan persiapan yang dilakukan petugas dalam menjaga keamanan wilayah menjelang Pemilu mendatang. Dengan kegiatan simulasi ini, Asep yakin perhelatan Pemilu di Kabupaten Sukabumi akan berjalan dengan tertib dan lancar. “Wah ini persiapan sangat maksimal. Saya yakin aman,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan warga sekitar, Dadin (35). Awalnya ia mengaku bahwa simulasi itu kejadian sebenarnya. Namun setelah memperhatikan dengan seksama, ternyata aksi bentrokan itu merupakan sebuah simulasi. “Kayak beneran. Awalnya kaget, ada kericuhan di depan Polres hingga terdengar suara tembakan,” akunya.

Dadi pun menyatakan, persiapan pengamanan Pemilu ini sangat luar biasa. Ia melihat upaya yang dilakukan petugas dalam menjaga keamanan demi berlangsungnya perhelatan demokrasi mendatang. “Mulai dari himbauan sampai tindakan tegas, ternyata lengkap. Saya juga yakin, dengan pengamanan seperti ini perhelatan Pemilu di Sukabumi akan berjalan dengan aman,” pungkasnya. (ren)