KOTA SUKABUMI

Setiap Tahun Jumlah Pendonor Meningkat

×

Setiap Tahun Jumlah Pendonor Meningkat

Sebarkan artikel ini
PELAYANAN MASYARAKAT : Sejumlah pegawai Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Sukabumi bersama siswa PKL di ruang kerja UTD PMI Kota Sukabumi, Kamis (7/2).

WARUDOYONG— Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi mencatat, jumlah para pendonor menigkat sekitar 10 hingga 15 persen setiap tahunnya.

“Alhamulillah tahun 2018 jumlah pendonor meningkat sebanyak 10 sampai 15 Persen dari tahun sebelumnya, jumlahnya mencapai 18.035 pendonor,” ungkap Wakil Direktur UTD PMI KOta Sukabumi, Feri Pebriana, di gedung UTD PMI Kota Sukabumi, Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (7/2).

Bank bjb Tandamata

Feri menambahkan, dari jumlah 18 ribu pendonor tersebut, UTD PMI Kota Sukabumi bisa memproduksi hingga 21 ribu kantong darah pertahunnya. Dimana, ada darah yang dibuat komponen sampai dua kantong atau lebih. “Bersyukur karena kebutuhan darah di tahun lalu telah terpenuhi,” ujarnya.

Ia mengaku, sepanjang bulan Januari UPT PMI Kota Sukabumi telah berhasil mengumpulkan darah sebanyak 1.600 labu darah. Meski pun pada awal awal tahun 2019, jumlah pendonor berkurang. “Produksi darah di bulan Januari tidak sebanyak bulan sebelumnya karena beberapa dinas instansi itu tidak melakukan donor darah hingga tanggal 10 Januari,” terangnya.

Menurutnya, hal serupa dirasakan oleh seluruh UTD PMI seluruh Indonesia. “Sudah menjadi kebiasaan yang sering dirasakan oleh kami dan UTD PMI di seluruh Indonesia jika dihadapi pergantian tahun di awal bulan pasti seperti itu,” terangnya.

Dia berharap kegiatan donor darah ini menjadi gaya hidup bagi warga Kota Sukabumi. Sehingga selain sebagai upaya dalam menjaga kesehatan, dengan berdonor bisa menumbuhkan jiwa sosial yang tinggi.

Ia menilai, saat ini warga Kota Sukabumi banyak yang belum peduli dengan kegiatan donor darah, bahkan menurutnya masih harus diberikan edukasi tentang manfaat positif mendonor darah. “Di kota besar sudah menjadi hal yang biasa bahkan mereka berbondong-bondong untuk mendonor karena sudah menjadi lifestyle masyarakatnya,” imbuhnya.

Feri menambahkan, untuk terus meningkatkan penggiat donor darah, pihaknya akan menambah komunitas baru yang dinamakan kampung peduli darah dan perumahan peduli darah.

“Kampung peduli darah saat ini baru ada di dua lokasi, yakni di RW 01 jalan ambubawa sasana kelurahan subangjaya dan di lamping RW 08 dekat SD, sedangkan untuk perumahan peduli darah ada di perumahan puri cibereum serta bekerja sama dengan DKM Masjid An-Shor dan Istiqomah juga,” pungkasnya.

 

(cr5/d)