PURWAKARTA— Sopir bus Bima Suci turut menjadi korban kecelakaan tunggal di Tol Cipularang, Purwakarta, Senin (28/1). Bus yang membawa puluhan penumpang dari arah Bandung menuju Jakarta itu terguling.
Berdasarkan data yang dihimpun JawaPos.com dari Polda Jawa Barat dan Polres Purwakarta, sebanyak 7 orang meninggal dunia, 6 luka berat, dan 21 luka ringan. Para korban kemudian langsung dibawa ke tiga rumah sakit diantaranya RS Thamrin, RS Siloam, dan RS Ramahadi.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andika mangatakan, hingga saat ini belum ada perkembangn terbaru, baik soal penetapan tersangka ataupun kondisi kelaikan bus tersebut. Karena pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. “Tim masih melakukan penyelidikan, update terakhir meninggal 7 orang,” kata Trunoyudo, Selasa (29/1).
Berdasarkan data korban, sang sopir atau pengemudi bus Bima Suci Nomor Polisi A-7520-CS, Dede Suhaeri, 40, warga Kampung Sukajadi Mekarsari, Cilegon, Banten mengalami luka berat. Korban pun dilarikan ke RS Ramahadi.
Untuk diketahui, sebelumnya telah terjadi kecelakaan bus Bima suci, yang datang dari arah Bandung menuju Jakarta. Bus melaju di lajur 2 atau lajur cepat sewaktu di Jalan yang lurus dengan kondisi hujan berusaha mendahului Kendaraan di depannya ke kiri jalan atau lajur lambat. Kemudian hilang kendali ke kiri jalan dan menabrak guadrill pembatas kiri jalan kemudian masuk ke selokan atau Row kiri jalan.
Akibat kejadian kecelakaan tersebut 4 orang meninggal dunia di TKP dan 30 orang mengalami luka-luka kemudian 3 orang meninggal dunia di Rumah sakit ketika mendapat perawatan medis, korban di bawa ke RS siloam, RS Thamrin dan RS Ramahadi Purwakarta dan kendaraan bus yang terlibat kecelakaan dan guadrill pembatas jalan mengalami kerusakan.
(net)




