RADARSUKABUMI.com – SUKABUMI – Kabar gembira kembali menyelimuti warga Sukabumi yang berhasil selamat dari tsunami Banten. Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, Asma Permana (45) dan Dandan Ramdhani (38) yang merupakan staf Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi, saat itu tengah berlibur di Pantai Carita bersama keluarganya.
Salah satu korban selamat, Dandan Ramdhani mengatakan, saat kejadian dirinya bersama keluarga tengah berada di sebuah wisma yang letaknya tidak jauh dari bibir Pantai Carita. Sekitar pukul 21.30 WIB, terdengar suara teriakan dari orang yang tengah mancing di sekitar pantai.
“Karena kaget, saya pun keluar untuk memastikan teriakan tersebut. Saya melihat air pantai sudah surut, tapi tidak lama kemudian mengalami pasang dan menghantam villa yang disinggahi,” kata Dadan kepada Radar Sukabumi, kemarin (28/12).
Sontak dirinya langsung berteriak meminta keluarganya untuk menyelamatkan diri karena air laut semakin membesar. Saat itu, air pasang pertama setinggi ukuran pinggang orang dewasa, lalu disusul pasang kedua yang lebih tinggi lagi. “Beruntung saya dan keluarga berhasil menyelamatkan diri ke dataran yang lebih tinggi,” bebernya.
Setelah kondisinya membaik, Dadan bersama keluarga kemabali ke villa untuk melihat kondisi barang bawaannya. Namun, semua barangnya hancur akibat terjangan tsunami tersebut. “Alhamdulillah kami sekeluarga dapat menyelamatkan diri hingga selamat,” paparnya.
Di tampat yang sama, Camat Cidahu, Ading Ismail membenarkan belasan warganya menjadi korban tsunami. Dua diantaranya, merupakan staf desa. “Dari belasan warga yang tengah berada di Banten pada saat kejadian, semuanya selamat meskipun saat ini kondisinya masih lemah dan sedikit trauma. Tapi saat kami berkunjung kerumah korban, kondisinya mulai membaik,” singkatnya.
(bam/t)




