LIGA CHAMPIONS

Star Jangan Lambat, Juventus vs Man United

×

Star Jangan Lambat, Juventus vs Man United

Sebarkan artikel ini

TURIN – Juventus masih superior awal musim ini. Juve sudah mencatatkan streak 14 laga tak pernah kalah di semua ajang dengan 13 kali menang dan sekali imbang. Streak itu sudah dapat jadi capaian awal musim terbaik La Vecchia Signora. Namun, Giorgio Chiellini dkk bukan tim yang tak bisa dikalahkan.

Bahkan, Manchester United masih bisa mengakhiri musim impresif Juve tersebut ketika bertandang ke Allianz Stadium, Turin, pada matchday 4 fase grup H Liga Champions, dini hari nanti WIB (siaran langsung RCTI pukul 03.00 WIB). ”Kami butuh start yang lebih baik,” ucap gelandang United Ander Herrera, kepada BT Sport.

Bank bjb Tandamata

Ya, awalan laga jadi kunci lolos cepatnya Juve ke 16 Besar Liga Champions. Lihatlah di pertemuan pertama pada matchday 3 di Old Trafford, Manchester (24/10). United terjungkal di kandang sendiri untuk kali pertama sejak 6 Desember 2012 karena gol pada menit ke-17 Paulo Dybala.

”Kami sering tak mampu melakukan apa-apa dalam 25 menit pertama. Itu yang bisa jadi kunci kesulitan kami memenangi tiap laga,” tambah Herrera. Dari dua kali kemenangan United misalnya. Antonio Valencia dkk baru mampu memastikan keunggulan dari lawan saat masuk di babak kedua. Itu berkebalikan dengan Juve musim ini.

Apalagi ketika main di depan pendukungnya sendiri. Dari 16 gol Juve ketika bermain di Allianz Stadium musim ini tujuh gol atau 43,75 persen di antaranya tercipta saat 30 menit awal laga. Lalu, lima gol (31,25 persen) pada 30 menit terakhir. Nah di sinilah United bergantung ke sosok Herrera. Saat duel di Old Trafford, gelandang 29 tahun itu duduk manis di bench.

Pelatih Jose Mourinho lebih memilih duet Paul Pogba-Nemanja Matic jadi double pivot. Herrera lebih kuat dari Pogba saat skema-skema serangan balik. ”Dia (Herrera) bisa mengubah laga dengan memberi keseimbangan, tekanan tinggi, dan organisasi permainan.