POLITIK

Politik Itu Untuk Kemaslahatan Rakyat

×

Politik Itu Untuk Kemaslahatan Rakyat

Sebarkan artikel ini

JAKARTA— Politik sejatinya dijalankan untuk kemaslahatan rakyat. Karena itu, kalau ada perbedaan maka tidak perlu harus menggunakan cacian dan makian. Demikian disampaikan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Megawati pun sejalan dengan Presiden Jokowi, dan menyerukan agar politik dilakukan dalam kerangka kemaslahatan rakyat.

Menurut Jokowi, seharusnya para politisi bertarung dengan cara adu program, gagasan, ide, prestasi, dan rekam jejak. Sebab kalau masih masih memakai cara lama, politik kebencian, SARA, adu domba maka itu namanya politik sontoloyo.

Bank bjb Tandamata

Megawati lalu mengibaratkan bahwa dalam sebuah negara, ada tata kelola pemerintahan. Di dalam tata pemerintahan, ada saluran untuk memperdebatkan ide dan gagasan kebijakan. Yakni di Parlemen. Di lembaga DPR RI itu, ada masing-masing fraksi yang diisi perwakilan dari partai politik yang lolos di parlemen.

“Tentu saja, di tempat seperti itulah kritik atas sebuah kebijakan disampaikan,” kata Megawati saat ditanyai wartawan, usai menghadiri penganugerahan doktor kehormatan dari Universitas Negeri Padang untuk Dato Seri Anwar Ibrahim (Senin, 29/10).

Masalahnya, kata Megawati, yang ada adalah bahwa perbedaan justru diumbar dengan keluar dari sistem itu. Sehingga perbedaan pendapat terkesan dijadikan sebagai ajang pertempuran yang tidak sehat.

“Padahal kita ini satu bangsa satu negara. Dan siapakah yang akan terkena dampaknya di kemudian hari? Itu sebenarnya rakyat. Apakah kita selalu akan mempermainkan mereka (rakyat)?” kata Megawati.

Maka itulah, Presiden RI Kelima itu menyerukan agar yang diutamakan adalah memelihara persaudaraan antara warga sebangsa dan se-Tanah Air. “Mari perbedaan itu kita kelola dengan lebih aktif, tetapi sifatnya positif,” ujar Megawati.

 

(lov)