KADUDAMPIT – Puluhan anak yatim di Kecamatan Kadudampit nampak bahagia saat Lembaga Amal Usaha Yatim Piatu Al-Aminah kembali memberikan santun kepada mereka.
Santunan yang dilaksanakan lembaga di bawah naungan Yayasan At-Turisin ini merupakan kegiatan rutin.
Pembina Lembaga Amal Usaha Yatim Piatu Al-Aminah, KH Ujung Hamdun menyebutkan, kegiatan itu masih dalam rangka memeriahkan Muharram, yang merupakan bulan lebaran anak yatim.
“Santunan ini bersumber dari potongan gaji karyawan UPK Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) dan sumbangan donatur lainnya,” sebut Kang Uha, sapaan akrab pria yang menjabat Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi ini, belum lama ini.
Ia menyebutkan, puluhan anak yatim yang mendapat bantuan ini tidak tinggal di asrama. Mereka tinggal di rumah keluarganya masing-masing. Namun setiap kebutuhan mendesak, pihaknya siap membantunya. Terlebih untuk kebutuhan kesehatan dan pendidikan.
“Pekan kemarin, Alhamdulillillah Pemkab Sukabumi mengeluarkan kebijakan berupa Perbup nomor 6 tahun 2017 tentang Jumat Sedekah. Mudah-mudahan ini menjadi solusi untuk menanggulangi permasalahan masyarakat miskin terutama anak yatim di Kabupaten Sukabumi,” imbuhnya.
Ia juga berharap, setiap warga yang sudah berkecukupan apalagi lebih, bisa membantu dan menyantuni anak yatim.
“Mari kita peduli kepada anak yatim. Setidaknya, satu keluarga menyantuni dua anak yatim,” paparnya.
Sementara itu, Rustandi (45) mengaku senang anaknya mendapatkan perhatian yang rutin.
Ia juga mengaku, dengan santunan yang diberikan lembaga itu bisa bermanfaat.
“Uangnya untuk beli keperluan sekolah anak. Dia minta sepatu baru,” imbuhnya. (ryl/d)



