SUKABUMI – Kaktus memang identik dengan tanaman hias. Selain bentuknya yang unik, pemilik juga tidak perlu repot-repot merawat dan menyiramnya setiap hari.
Dyah Sukohestri (22) berhasil menyulap pot kaktus miliknya jadi super cantik dan bernilai ekonomi tinggi.
Bagi Dyah, memulai sebuah usaha kadang muncul dari jalan yang tidak terduga. Hal itu juga yang dialaminya dalam menciptakan produknya yang dinamakan Hompimpa Voila.
“Hompimpa Voila adalah nama yang saya buat untuk usaha kaktus dengan pot lukis buatan sendiri,”kata Dyah yang ditemui Radar Sukabumi di kediamannya Jalan Nyomplong, Warudoyong, Kota Sukabumi, Selasa (18/9).
Sebelumnya, wanita berkerudung itu mengaku sama sekali tidak pernah tertarik dengan dunia tanaman hingga pada akhirnya ia jatuh cinta dengan tanaman yang satu ini.
“Sebenernya enggak terlalu tertarik dengan tanaman, cuma pernah diajak lihat-lihat tanaman sama teman lelakiku, terus ketemulah kaktus dan ternyata lucu juga ya,”tuturnya.
Kecintaanya pada seni lukis lah yang membawa Dyah memiliki ide untuk mengaplikasikan lukisannyam, pada pot berbahan gerabah/tembikar yang bahan dasarnya dari tanah liat.
“Iseng aja sih, kayanya kalau pot kaktusnya dilukis bakalan lucu. Akhirnya saya cobain lukis potnya dan ternyata lihat-lihat di internet juga kaktus banyak dipakai untuk dekorasi rumah,”paparnya.
Kegiatannya itu baru dimulai sejak Juni 2018, saat itu dirinya memoto pot kaktus yang baru saja dilukis lalu diunggahnya ke Instragram miliknya. Tidak disangka, banyak yang respon bahkan ada beberapa orang yang berniat untuk membelinya.
“Setelah dibuat instastory tiba-tiba ada yang nanya itu dijual apa enggak? Sempet kaget sih, emang kalau dijual bakalan ada yang beli? Terus akhirnya beneran deh yang mau beli,”ulasnya.
Dari situ, barulah terpikir untuk menjualnya. Kaktus dengan berbagai pot cantik dan uni khasil kreasi lukisannya kini dipasarkan melalui Media Sosial (Medsos) Instagram. Pesanan lebih ramai datang di musim wisuda. Biasanya beberapa orang memesan untuk hadiah wisuda.
“Iya biasanya kalau musim wisuda suka lebih ramai pesanannya, ada juga sih yang pesan untuk hadiah ulang tahun atau yang memang untuk koleksi pribadi,”imbuhnya yang menyebut mayoritas konsumen berasal dari Kota Sukabumi.
Ukuran pot yang ditawarkan oleh Dyah bermacam–macam. Mulai dari diameter 8 cm hingga yang lebih besar. Satu buah pot dan kaktus dijual mulai dari Rp50 ribu tergantung jenis kaktusnya.
“Di Sukabumi sendiri masih jarang yang jual pot dengan bahan tembikar bahkan susah dapetinnya, makanya saya beli dari luar kota untuk dikirim. Tapi ya kadang kendalanya saat pot nyanyampe, ada beberapa pot yang pecah,”keluhnya.
Ke depan, dirinya ingin memiliki outlet sendiri dan mengembangkan usahanya di bidang tanaman. “Rencananya sih ingin budidaya tanaman anggrek,”pungkasnya.
(pkl2/t)



