JAKARTA – Popularitas game Fortnite memang tengah menanjak. Kepopuleran game besutan Epic Games itu rupanya dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk merugikan masyarakat dengan menyebarkan malware berbahaya.
Game tersebut memang telah hadir pada konsol game, PC dan mobile untuk iOS saja sebelumnya. Namun untuk mobile, khusus bagi pengguna sistem operasi Android, game bergenre survival itu baru direncanakan akan hadir sekitar pertengahan hingga menjelang akhir tahun nanti. Hal itulah yang dimanfaatkan orang jahat untuk meraih untung.
Seperti dilansir Express, Minggu, (24/6), oknum-oknum tersebut memanfaatkan rasa penasaran pengguna Android. Sebab sejak disebut bakal menyambangi sistem operasi besutan Google itu, pengguna Android mulai mencari-cari informasi game Fortnite di dunia maya.
Berangkat dari rasa ingim tahu yang besar akan game tersebut di perangkat Android. Kini di dunia maya banyak beredar aplikasi Fortnite palsu. Fortnite palsu itu ternyata didalamnya berisi software jahat alias malware yang berpotensi merugikan pengunduhnya.
Pakar Keamanan di Malwarebytes, Nathan Collier telah mengeluarkan peringatan tentang versi Android Fortnite yang palsu dan berisi malware. Dalam unggahan blog, Malwarebytes menjelaskan bahwa aplikasi tidak berlokasi di Google Play Store.
Sebaliknya, orang-orang dapat menemukannya dengan menelusuri informasi dengan keywords ‘Cara memasang Fortnite di Android’ atau ‘Fortnite untuk Android’ di Google atau YouTube. Dari sana kemudian, aplikasi dapat diunduh.



