SUKABUMI – Pemerintah Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, terus berupaya menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan produktif melalui penataan kawasan berbasis kearifan lokal. Bersama masyarakat, aparatur kelurahan menggelar kerja bakti sekaligus mempercantik kawasan Jalan Subangjaya sebagai langkah membangun ruang publik yang nyaman sekaligus mengangkat potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sejak pagi, warga dari berbagai unsur terlihat antusias bergotong royong membersihkan rumput liar, mengangkat sampah dari saluran air, merapikan area yang sebelumnya tampak kumuh, hingga memasang deretan umbul-umbul yang dipadukan dengan lonceng angin. Penataan sederhana tersebut menghadirkan suasana baru yang lebih rapi, asri, dan memiliki sentuhan budaya lokal sebagai identitas kawasan.
Lurah Subangjaya, Jumyati, menegaskan bahwa konsep penataan lahir dari hasil musyawarah bersama masyarakat. Sebelum pelaksanaan, pemerintah kelurahan menggelar rembuk warga yang melibatkan tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, Komunitas Astrajingga, Majelis Kopi, serta berbagai elemen lainnya.
“Konsep ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara pemerintah kelurahan dan masyarakat. Kami ingin menghadirkan lingkungan yang lebih tertata, nyaman, sekaligus mampu memberikan dampak ekonomi bagi warga. Jadi, ini bukan hanya program pemerintah, tetapi gerakan bersama masyarakat,” kata Jumyati, Senin (20/7).
Menurutnya, kegiatan ini merupakan tahap ketiga dari rangkaian penataan kawasan. Setelah tahap ini selesai, program akan dilanjutkan dengan dua tahapan berikutnya yang berfokus pada penyempurnaan estetika lingkungan serta penguatan identitas kawasan.
“Pemasangan umbul-umbul dan lonceng angin menjadi salah satu ciri khas yang diharapkan mampu mempercantik kawasan sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat maupun pengunjung,” paparnya.





