SUKABUMI – Peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di Jepang kembali terbuka lebar. International Professional Institute (IPI) menerima kunjungan sejumlah perwakilan perusahaan asal Jepang yang meninjau langsung proses pendidikan sekaligus merekrut calon tenaga kerja dari peserta didik IPI.
Sebanyak 412 peserta didik mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi pemaparan profil perusahaan, observasi pelatihan, wawancara awal, hingga seleksi tenaga kerja untuk berbagai sektor industri di Jepang. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara lembaga pendidikan vokasi dengan dunia industri internasional dalam mencetak tenaga kerja siap bersaing di pasar global.
Direktur IPI, Eko Pranajaya, menyebut kunjungan perusahaan Jepang merupakan bukti kepercayaan terhadap kualitas pendidikan IPI. “Peserta didik tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga penguasaan bahasa Jepang, pembentukan karakter, kedisiplinan, serta budaya kerja yang menjadi kebutuhan utama perusahaan di Negeri Sakura,” ujarnya.
Pada rekrutmen kali ini, perusahaan Jepang memprioritaskan tenaga kerja di sektor Keperawatan Lansia (Kaigo), bidang yang masih memiliki permintaan tinggi seiring meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Jepang. Selain Kaigo, peluang juga terbuka di berbagai sektor industri lain sesuai kebutuhan perusahaan.
Delegasi perusahaan Jepang memberikan apresiasi terhadap kurikulum IPI yang dinilai selaras dengan kebutuhan industri Jepang. Pembinaan karakter, disiplin, kemampuan bahasa, hingga kesiapan teknis peserta didik disebut telah memenuhi standar perusahaan.
Eko menegaskan, kerja sama dengan perusahaan Jepang merupakan komitmen IPI menciptakan jalur penempatan kerja yang aman, profesional, dan berkelanjutan. “Kami ingin memastikan lulusan IPI tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu beradaptasi dengan budaya kerja Jepang sehingga dapat memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan sekaligus membawa nama baik Indonesia,” katanya.



