PALABUHANRATU – Sepertinya untuk kali ini, kinerja 50 anggota DPRD Kabupaten Sukabumi laik untuk diacungi jempol.
Pasalnya, sepanjang tahun 2017 ini tingkat kehadiran mereka untuk menjalankan tugasnya di lembaga legislatif mengalami peningkatan.
“Tahun ini tingkat kehadiran para anggota jauh lebih baik. Jika dipersentasikan kehadiran mereka mencapai 90 persen,” ungkap Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi kepada Radar Sukabumi.
Meski belum mencapai angka maksimal, namun raihan angka pada tingkat kehadiran tersebut jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan data BK, tahun 2016 lalu tingkat kehadiran para legislator hanya berkisar 80 persen.
“Ada kenaikan 10 persen dibanding tahun sebelumnya,” imbuhnya.
Menurut Badri, penurunan kinerja (kehadiran, red) ditahun lalu, dipicu sejumlah hal. Terutama akibat padatnya agenda partai politik.
Disamping itu pula, diwaktu yang sama terdapat agenda legislatif berupa turun ke bawah atau (Turba) dalam rangka reses.
Badri menegasakan, dalam hal ini BK lebih menitik-beratkan pengawasan dalam hal kehadiran setiap anggota dewan.
Sementara untuk kinerja secara keseluruhan anggota DPRD, baik dalam kapasitasnya sebagai fraksi maupun komisi, BK cenderung tidak mengetahui.
“Puncak kehadiran tertinggi para dewan adalah rapat paripurna atau rapat komisi. Sepertinya mereka berkomitmen penuh terhadap kedua agenda tersebut” ujar jelasnya.
Sementara itu, Ketua Divisi Informasi dan Publikasi Lembaga Kajian Kebijakan dan Transparansi Anggaran Sukabumi, Bakti Danurhadi menuturkan, hendaknya BK dapat mengembangkan tugas dan fungsinya pada pengawasan prilaku setiap anggota DPRD di luar kelembagaan.
“Misalkan saja adanya indikasi keterlibatan dewan dalam sebuah proyek,” tuturnya. (Cr10/d)





