SUKABUMI — Faktor kelalaian manusia akibat mengemudi dalam kondisi mengantuk diduga kuat menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Sukabumi–Bogor, tepatnya di perempatan lampu merah Exit Tol Parungkuda, Kampung Pangadegan RT 17/08, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Senin (8/6) sekitar pukul 14.00 WIB.
Akibat hilangnya kendali kendaraan, seorang pedagang keliling menderita luka berat setelah terseruduk minibus Toyota Rush.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo, menjelaskan kesimpulan sementara didasarkan pada hasil olah TKP serta pengakuan pengemudi.
“Penyebab kecelakaan lalu lintas ini diduga karena pengemudi kendaraan Toyota Rush mengantuk. Hal tersebut diperkuat oleh pengakuan dari pengemudi saat dimintai keterangan awal,” kata Ipda Wangsit, Senin (8/6).
Kronologis kejadian bermula ketika Toyota Rush bernomor polisi F 1292 VS yang dikemudikan Ujang Koswara (61), seorang PNS asal Bojongkokosan, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Sukabumi menuju Parungkuda.
“Setibanya di perempatan lampu merah exit tol Parungkuda, kendaraan mendadak hilang kendali ke kanan jalan karena sopir mengantuk. Mobil langsung menabrak median pembatas jalan,” jelas Wangsit.
Benturan pertama membuat mobil masuk ke jalur lawan arah dan menghantam Daihatsu Xenia bernomor polisi D 1970 QH yang dikemudikan Lukman Nurhakim (36). Setelah itu, Toyota Rush kembali membuang arah ke kiri dan menabrak pedagang tahu keliling, Odang Sopian (56), sebelum akhirnya berhenti setelah menghantam tiang lampu PJU.
Akibat insiden tersebut, Odang mengalami luka berat berupa sobek terbuka di bagian belakang kepala dan patah tulang di kaki kanan. Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat, sementara kedua pengemudi mobil selamat.






