PENDIDIKAN

SDN Sriwidari 1 Siap Bersaing di Jawa Barat

×

SDN Sriwidari 1 Siap Bersaing di Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
Siswa SDN Sriwidari 1, Darrell Tri Nurjaman, menerima piala Juara 1 Pidato PAI Cilik Putra tingkat Kota Sukabumi.

SUKABUMI — SDN Sriwidari 1 Kota Sukabumi kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Sukabumi tahun 2026. Sejumlah siswa berhasil membawa pulang gelar juara dari berbagai cabang lomba.

Salah satu prestasi paling menonjol diraih Darrell Tri Nurjaman. Siswa berbakat ini sukses meraih Juara 1 Pidato PAI Cilik Putra pada Pentas PAI serta Juara 1 Mendongeng pada FLS3N tingkat Kota Sukabumi. Atas capaian tersebut, Darrell akan mewakili Kota Sukabumi di ajang tingkat Provinsi Jawa Barat.

Bank bjb Tandamata

Darrell bukan kali pertama tampil di tingkat provinsi. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia aktif mengikuti berbagai perlombaan seni. Pada 2023, Darrell meraih Juara 3 Maca Sajak tingkat Jawa Barat, lalu pada 2024 meraih Juara Harapan 1 Maca Sajak di Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI).

“Sekarang lagi persiapan untuk tingkat Jawa Barat dan lomba bertutur. Latihan lebih banyak di mimik, intonasi, dan pendalaman materi supaya bisa tampil maksimal,” ujar Darrell.

Kepala SDN Sriwidari 1, Shandi Kustian, menyampaikan rasa syukur atas capaian siswa tahun ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa SDN Sriwidari 1 mampu bersaing dalam dunia pendidikan, baik akademik maupun nonakademik.

“Alhamdulillah tahun ini SDN Sriwidari 1 berhasil meraih dua gelar juara lomba kedinasan, yakni Juara 1 FLS3N dan Juara 1 Pentas PAI tingkat Kota Sukabumi,” kata Shandi.

Ia menjelaskan, persiapan menuju tingkat provinsi akan ditangani tim pembina dari kecamatan dan kota. Pentas PAI tingkat provinsi akan digelar luring di Bekasi, sedangkan FLS3N dilaksanakan secara daring.

Selain itu, sekolah terus menjalankan program unggulan untuk mendukung prestasi siswa, seperti Pojok Prestasi, Duta Mapel, ekstrakurikuler wajib dan pilihan, gerakan 15 menit membaca dan mengaji, serta monitoring guru dan orang tua melalui program Sambung Hati.