JAKARTA – Karier politik dan birokrasi Nanik Sudaryati Deyang melesat tajam di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Puncaknya, pada 2 Juni 2026, perempuan kelahiran Madiun ini resmi diangkat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Dadan Hindayana.
Penunjukan strategis ini menempatkan Nanik sebagai pemegang komando utama dalam mengeksekusi program prioritas pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh pelosok negeri.
Namun, jauh sebelum masuk ke lingkaran ring satu istana, alumni Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman ini merintis karier sebagai jurnalis. Ia mengasah ketajaman analisis di Tabloid Bangkit di bawah Kompas Gramedia, sebelum menduduki posisi prestisius seperti Pemimpin Umum Majalah Femme dan Direktur Utama Tabloid Info Kecantikan.
Belasan tahun bergulat di industri media mengasah insting investigasi dan komunikasi publiknya. Titik balik terjadi ketika ia masuk ke lingkaran inti pendukung Prabowo Subianto. Kesetiaan dan manuver politiknya teruji saat dipercaya menjadi Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pada Pilpres 2019, serta aktif di Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).






