SUKABUMI – Pemerintah Kecamatan Cibeureum terus menggencarkan langkah nyata dalam menekan angka stunting dengan menggandeng Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi. Dua gerakan diluncurkan secara simultan, yakni Bersinergi Gerakan Seikhlasnya Minimal Dua Ribu (Bergebu Matahatiku) dan Gerakan Nutrisi Telur untuk Menurunkan Stunting (Genting).
Camat Cibeureum, Yanwar Ridwan, menjelaskan bahwa Bergebu Matahatiku dikolaborasikan langsung dengan program Genting sebagai bentuk komitmen lintas sektor dalam menurunkan angka stunting di wilayahnya. “Ini ikhtiar bersama. Bergebu Matahatiku kami padukan dengan Genting dari Bappeda sebagai upaya serius menurunkan stunting di Cibeureum,” ujar Yanwar kepada Radar Sukabumi, Selasa (27/1).
Berdasarkan data awal, tercatat sebanyak 260 balita stunting tersebar di empat kelurahan di Kecamatan Cibeureum. Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah kecamatan menargetkan turun langsung ke lapangan secara rutin setiap dua minggu sekali untuk menyalurkan bantuan sekaligus melakukan pendampingan.
Yanwar menegaskan, gerakan ini tidak hanya melibatkan aparatur sipil negara, tetapi juga non-ASN di lingkungan Kecamatan Cibeureum. Dukungan datang dari berbagai unsur, mulai dari KUA, puskesmas, Polsek, Koramil, hingga para dermawan dan masyarakat yang peduli terhadap isu stunting. “Semua bergerak. ASN, non-ASN, tenaga kesehatan, TNI-Polri, hingga para dermawan ikut terlibat. Alhamdulillah Bappeda juga mendukung penuh karena wilayah intervensinya ada di Cibeureum,” ungkapnya.




