SUKABUMI — Menutup akhir tahun 2025, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, mengajak kader PKK dan tokoh masyarakat perempuan untuk melakukan refleksi diri sekaligus memperkuat empati sosial. Pesan tersebut disampaikan dalam pengajian rutin di Rumah Dinas Wali Kota Sukabumi, Senin (29/12).
Kegiatan keagamaan yang sarat makna ini dihadiri Ketua Dharma Wanita Kota Sukabumi, staf ahli, Tim Sekretariat Kota Sukabumi, jajaran TP PKK dari tingkat kota hingga kelurahan, serta para Ketua RW dari Kecamatan Warudoyong dan Baros.
“Pentingnya membangun sikap bijak dalam menyikapi persoalan sosial,” ujar Ranty Rachmatilah.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh cerita sepihak yang berpotensi menimbulkan prasangka, melainkan mengedepankan klarifikasi, empati, dan kejujuran. Ranty juga mengajak peserta memaknai filosofi duduk di antara dua sujud sebagai simbol perjalanan hidup manusia: jatuh, bangkit, lalu memperbaiki diri.




