SUKABUMI — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membocorkan rencana pengoperasian Kereta Api (KA) Wisata KA Jakalalana relasi Gambir-Cianjur. KA Jakalalana ini akan menghubungkan langsung Jakarta dengan Cianjur tanpa perlu transit, dengan total 17 stasiun pemberhentian dari Gambir hingga Cianjur.
KA Jakalalana akan berangkat dari Stasiun Gambir pukul 08.00 WIB dan tiba di Stasiun Cianjur pukul 12.45 WIB, dengan waktu tempuh sekitar 4 jam 45 menit. Untuk perjalanan kembali, KA Wisata dijadwalkan berangkat dari Cianjur pukul 16.00 WIB dan tiba kembali di Gambir pukul 20.35 WIB.
Rute KA Jakalalana meliputi Gambir, Manggarai, Cawang, Pasar Minggu, Depok, Citayam, Bogor, Bogor Paledang, Cicurug, Cibadak, Cisaat, Sukabumi, Gandasoli, Cireungas, Lampegan, Cibeber, dan berakhir di Cianjur. Stasiun Lampegan menjadi titik khusus untuk naik turun penumpang wisata Gunung Padang, dengan waktu berhenti sekitar lima menit.
Jalur yang digunakan adalah lintas KRL Manggarai-Bogor, sehingga PT KAI memperkirakan akan terjadi antrean perjalanan di lintas Bogor-Manggarai. Dampaknya berupa potensi keterlambatan KRL sekitar dua hingga tiga menit di jalur tersebut. Namun, lintas Bogor-Sukabumi dan Sukabumi-Cianjur dipastikan tiada hambatan.




