SUKABUMI – Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kota Sukabumi, Ranty Rachmatillah, mengajak para siswa untuk membiasakan diri makan ikan sejak dini. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar di SDN 1 Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, pada Selasa (21/10) pagi.
Kegiatan yang diikuti oleh 206 siswa tersebut diselenggarakan oleh Bidang Perikanan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi dengan dukungan dana APBD Tahun 2025. Acara turut dihadiri oleh Camat Citamiang, perwakilan Dinas Pendidikan, TP-PKK Kecamatan dan Kelurahan Nanggeleng, Lurah Nanggeleng, Pokja 3 TP-PKK, Ketua Komite, serta Kepala SDN 1 Nanggeleng.
Dalam sambutannya, Ranty Rachmatillah menegaskan pentingnya mengonsumsi ikan bagi tumbuh kembang anak.
“Anak-anak butuh nutrisi untuk tumbuh sehat dan cerdas. Salah satu sumber protein terbaik ada pada ikan yang mengandung omega-3, DHA, dan EPA untuk perkembangan otak serta daya tahan tubuh,” ujarnya.
Ranty juga menambahkan bahwa ikan disebut sebagai super food karena kandungan gizinya yang tinggi, mudah didapat, serta dapat diolah menjadi berbagai makanan lezat seperti bakso ikan, nugget, pepes, hingga sarden kaleng. Kegiatan tersebut juga diisi dengan pembagian produk olahan ikan kepada para siswa sebagai bentuk edukasi gizi dan dorongan agar anak-anak lebih menyukai ikan.
Sementara itu, Kepala SDN 1 Nanggeleng, Idris, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terpilihnya sekolahnya sebagai lokasi sosialisasi program Gemarikan.
“Saya sangat senang SDN Nanggeleng 1 terpilih menjadi tempat penyuluhan gemar makan ikan yang diselenggarakan oleh DKP3 Kota Sukabumi. Program ini sangat penting untuk mengedukasi anak-anak agar lebih mengenal ikan dan olahannya. Banyak anak-anak yang kurang suka makan ikan utuh, tapi jika disajikan dalam bentuk olahan mereka lebih senang. Karena itu kami sangat menyambut baik kegiatan ini,” ujarnya.
Idris menambahkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi gizi, tetapi juga menjadi awal kolaborasi positif antara sekolah dan DKP3.
“Kami berharap anak-anak bisa lebih mengenal ikan dan olahan berbahan dasar ikan sehingga mereka menyukai sumber protein hewani ini. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi awal yang baik dan bisa berlanjut dengan program-program lain yang berdampak positif bagi murid-murid kami,” pungkasnya.(wdy)




