SUKABUMI — Pemerintah pusat melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) terus memperkuat strategi percepatan penurunan stunting di daerah. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kunjungan Direktur Bina Penggerak Lini Lapangan, Lisna Prihantini, ke Kabupaten Sukabumi dalam rangka monitoring dan evaluasi lapangan.
Kegiatan ini dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Aula Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, dan dibuka langsung oleh Kepala DPPKB, Uus Firdaus.
“Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari jajaran DPPKB, Penyuluh KB (PKB), Petugas Lapangan KB (PLKB), serta kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP),” ujar Uus, Kamis (2/10).
Uus menekankan pentingnya memperkuat peran penyuluh dan kader IMP sebagai garda terdepan dalam menyampaikan program Bangga Kencana dan pencegahan stunting di masyarakat. “Harapannya, sinergi antara pusat, daerah, dan lini lapangan bisa mempercepat penurunan angka stunting, khususnya di desa-desa,” jelasnya.
Dalam arahannya, Lisna Prihantini menyampaikan bahwa mendengarkan langsung aspirasi dan tantangan dari petugas lapangan adalah kunci agar strategi pencegahan stunting lebih tepat sasaran. “Kami ingin strategi ini benar-benar efektif, sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan,” tegasnya.






