Subang

Rekonstruksi Ruas Jalan Cagak Batas Purwakarta/Subang Dialokasikan Rp12 Miliar Lebih, Warga Ragukan Kualitas?

×

Rekonstruksi Ruas Jalan Cagak Batas Purwakarta/Subang Dialokasikan Rp12 Miliar Lebih, Warga Ragukan Kualitas?

Sebarkan artikel ini
Pembangunan saluran air dan galian, ruas Jalan Cagak batas Purwakarta/Subang, di Kecamatan Sagalaherang. (foto: ron's/ Radar Sukabumi)
Pembangunan saluran air dan galian, ruas Jalan Cagak batas Purwakarta/Subang, di Kecamatan Sagalaherang. (foto: ron's/ Radar Sukabumi)

SUBANG – Pemerintah daerah provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jabar, di tahun anggaran (TA) 2025 ini telah mengalokasikan dana senilai Rp12,6 miliar.

Dana yang bersumber dari APBD Jabar itu diproyeksikan untuk pembangunan infrastruktur jalan, yakni pekerjaan Rekonstruksi Jalan pada ruas Jalan Cagak-batas Purwakarta/Subang, yang dilaksanakan oleh CV. Bangun Sarana Abadi.

Bank bjb Tandamata

Berdasarkan pantauan, saat ini sedang dikerjakan pembuatan saluran air dengan menggunakan pasangan cor/box beton, dan pasangan batu serta terdapat juga galian tanah disisi saluran pasangan tersebut. Kegiatan tersebut berlokasi di Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Jabar,dengan panjang sekitar 1,5 km atau di antara Km Jkt 178 hingga Km Jkt 180.

Penanganan pada ruas jalan provinsi itu, kewenangannya dibawah Unit Pengelola Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah Pelayanan III. Untuk pemeliharaan rutinnya, agar kondisi jalan dan drainase tetap terjaga maka tanggungjawabnya ada pada KSUP ruas jalan tersebut.

Namun, terkait pekerjaan rekonstruksi di ruas Jalan Cagak batas Purwakarta/ Subang, saat ini belum diketahui secara pasti mengenai speck teknik material yang digunakan, terutama untuk lapisan dasar pada dua item pekerjaan tersebut.

Kemudian, untuk lapisan perkerasan pada galian tanah, juga terpantau lebih dominan menggunakan material tanah berwarna hitam. Sedangkan kadar atau campuran pasir dan batunya dinilai sangat sedikit.

Seorang warga setempat mengatakan bahwa perkerasan galian tanah yang informasinya untuk pelebaran jalan, tetapi kualitasnya cukup diragukan. “Ya, informasinya disepanjang ruas jalan ini akan ada pelebaran jalan. Saat ini tanah yang sudah digali mulai ditimbun, tapi lebih banyak gunakan tanah batunya sedikit,” ungkap warga, minta namanya tidak ditulis.

Sementara itu, Kepala UPTD PJJ Wilayah Pelayanan III, Muhtar Jalaludin, saat dikonfirmasi melalui Aplikasi WhatsApp, pada Senin (15/9), belum memberikan penjelasan. Ia hanya meminta kepada Radar Sukabumi untuk menemui dirinya di kantor di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, pada Selasa (16/9/2025) pagi.

Begitu juga dengan Ade Hermansyah, selaku KSUP, dan belakangan dikabarkan ia merangkap sebagai PPK pada ruas jalan tersebut, namun saat dimintai konfirmasi melalui telepon selulernya, pada Senin (15/9/2025), tidak menjawab. (Ron)