KABUPATEN SUKABUMI

PMI Kabupaten Sukabumi dan JRCS Lakukan Kajian Risiko Bencana di Tiga Desa Rawan

×

PMI Kabupaten Sukabumi dan JRCS Lakukan Kajian Risiko Bencana di Tiga Desa Rawan

Sebarkan artikel ini
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi bersama Japanese Red Cross Society (JRCS) menggelar kegiatan kajian risiko dan pemetaan potensi bencana
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi bersama Japanese Red Cross Society (JRCS) menggelar kegiatan kajian risiko dan pemetaan potensi bencana

SUKABUMI — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi bersama Japanese Red Cross Society (JRCS) menggelar kegiatan kajian risiko dan pemetaan potensi bencana di tiga desa rawan di Jawa Barat. Program ini merupakan bagian dari inisiatif School and Community Resilience (SCR) yang menekankan pendekatan partisipatif berbasis komunitas.

Tiga desa yang menjadi lokasi kegiatan adalah Desa Cidadap (Kecamatan Simpenan), serta Desa Cikahuripan dan Cisolok (Kecamatan Cisolok), yang dinilai memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap gempa bumi, longsor, banjir, dan tsunami.

Bank bjb Tandamata

Koordinator Program SCR PMI Sukabumi, Dikdik Maulana, menjelaskan bahwa kegiatan mencakup Enhanced Vulnerability and Capacity Assessment (EVCA), pemetaan risiko, hingga penyusunan Spotmap —peta aset dan infrastruktur penting desa. “Melalui kegiatan ini, warga dan relawan SIBAT terlibat langsung dalam menggali potensi dan risiko lokal untuk menghasilkan peta desa terkini,” ungkapnya.

Selama delapan hari pelaksanaan, relawan dibekali pelatihan teknis, termasuk metode Transect Walk sebagai teknik observasi lapangan untuk memahami kondisi fisik desa dan sumber daya yang tersedia. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi Rencana Kontinjensi Desa sekaligus dokumen penting dalam perencanaan pembangunan yang tangguh bencana.