KOTA SUKABUMI

Siap-siap, Siswa Nakal di Kota Sukabumi Bakal Dikirim ke Barak TNI

×

Siap-siap, Siswa Nakal di Kota Sukabumi Bakal Dikirim ke Barak TNI

Sebarkan artikel ini
DIWAWANCARA: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat saat diwawancara, Jumat (2/5). 
DIWAWANCARA: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat saat diwawancara, Jumat (2/5). 

SUKABUMI — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, bakal segera menerapkan program pendidikan kedisiplinan dan karakter bagi siswa bermasalah oleh TNI. Hal itu, selaras dengan instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mendorong pendekatan lebih tegas dalam pembinaan pelajar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat menjelaskan, sejauh ini persiapan untuk pelaksanaan program tersebut telah dibahas bersama dengan beberapa pemangku kepentingan terkait. “Secara teknis ini sudah dibicarakan dengan pihak terkait baik dengan Kodim 0607 maupun dengan Kementerian Agama, dan kita siap untuk melaksanakannya,” jelas Punjul kepada wartawan usai Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Balai Kota, Jumat (2/5).

Bank bjb Tandamata

Guna mendukung jalannya program, Punjul menyebutkan, anggaran akan bersumber dari beberapa lembaga dan instansi yang telah berkomitmen mendukung. “Untuk sementara, anggarannya sudah disepakati bersumber dari berbagai pihak seperti BJB, Baznas, termasuk Pemerintah Kota Sukabumi. Semuanya sudah saling melengkapi dan sudah berjalan,” ujarnya.

Program pendidikan karakter ini, kata Punjul, akan memperkuat upaya yang sudah lebih dulu dilakukan di Kota Sukabumi dalam menangani pelajar bermasalah. “Selama ini, sejumlah siswa yang membutuhkan pembinaan lebih lanjut telah dititipkan di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath untuk mendapatkan pembinaan karakter,” paparnya.

Punjul menegaskan, kolaborasi lintas sektor dalam program ini bukan hal baru bagi Kota Sukabumi. “Sebelumnya sudah terwujud MoU yang lebih menyeluruh bersama Baznas, Polres, BJB, Kodim 0607, KCD Wilayah V, dan semua elemen, untuk menciptakan Kota Sukabumi yang aman dalam penyelenggaraan pendidikan,” jelasnya.

Ke depan, program baru yang melibatkan TNI ini akan diselaraskan dengan inisiatif yang sudah berjalan di tingkat kota. “Nanti akan dikolaborasikan antara ide Pak Gubernur dengan apa yang sudah berjalan di Kota Sukabumi,” pungkasnya. (bam/d)