BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Jalan Alternatif Jembatan Bojongkopo Sukabumi Pengganti Sementara  Resmi Dibuka

×

Jalan Alternatif Jembatan Bojongkopo Sukabumi Pengganti Sementara  Resmi Dibuka

Sebarkan artikel ini
Jalan Alternatif Pengganti Sementara Jembatan Bojongkopo

SIMPENAN – Tiga pekan pasca amblesnya Jembatan Bojongkopo yang menghubungkan Desa Cidadap dan Desa Loji di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, jalan alternatif untuk kendaraan roda empat akhirnya resmi dibuka pada Jumat (28/3/2025).

Jembatan Bojongkopo yang ambles pada 6 Maret 2025 lalu akibat pondasi tergerus banjir ini hingga kini belum diperbaiki, dengan dibukanya jalan alternatif ajau jalan darurat menjadi solusi sementara bagi arus transportasi dari arah Bagbagan menuju Kiaradua maupun sebaliknya.

Bank bjb Tandamata

Kanit Gakum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M. Yanuar Fajar, menjelaskan bahwa jalan darurat ini dibangun untuk melayani rute Bagbagan-Kiaradua dan sebaliknya. “Mulai hari ini, jalan alternatif sudah bisa dilalui. Kami mengimbau pengendara untuk ekstra hati-hati dan menjaga keselamatan saat melintas,” ujar Yanuar di lokasi jembatan. Jumat (28/3/2025).

Namun begitu, M. Yanuar Fajar menjelaskan jembatan lama Bojongkopo yang rusak amblas pada bagian ujungnta tersebut masih tetap beroperasi dan bisa digunakan khusus untuk kendaraan roda dua.

“Nah untuk jalan daerurat atau jalan alternatif baru untuk kendaraan roda empat dengan ketentuan, maksimal berat 3 ton serta hanya untuk minibus, jeep, sedan, dan pikap dengan diberlakukan sistem buka-tutup,” terangnya.

“Itu untuk pengaturan arus lalin diberlakukan seperti itu, ibagi untuk menghindari kepadatan lalu lintas dari arah Bagabgan menuju Kiaradua muapun arah sebaliknya,” imbuhnya.

M. Yanuar Fajar juga .engingatkan para pengguna jalan atau para pengendara yang melintas untuk tetap waspada dan berhati hati terutama saat musim hujan, jika terjadi hujan deras di ruas Bagbagan-Kiaradua, harap segera menepi dan pastikan kondisi jalan aman sebelum melanjutkan perjalanan.

“Masyarakat diimbau untuk mematuhi semua rambu dan petunjuk petugas di lapangan guna menjamin kelancaran dan keselamatan lalu lintas,” paparnya.

Sebelumnya diberitakan jembatan Bojongkopo pada Kamis 6 Maret 2025 lalu diterjang banjir bandang mengakibatkan bagian pondasi ikut tergerus derasnya aliran air, membuat kontruksi pada bagian ujung jembatan amblas, adanya hal tersebut kendaraan roda empat tidak diperbolehkan melintas. (Ndi).