JAWA BARAT

Pasca Banjir Bekasi, Disdik Jabar Mencatat 29 Sekolah Terdampak, Kadisdik: Tak Ada Kerusakan Bangunan

×

Pasca Banjir Bekasi, Disdik Jabar Mencatat 29 Sekolah Terdampak, Kadisdik: Tak Ada Kerusakan Bangunan

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Wahyu Mijaya
Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Wahyu Mijaya

BANDUNG — Pasca musibah banjir yang melanda Kota Bekasi dan sebagian di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), pada Selasa (4/3/2025) hingga Rabu (5/3/2025) lalu.

Seperti diketahui, akibat banjir yang terjadi di Kota dan Kabupaten Bekasi tersebut, selain merendam rumah penduduk, sejumlah fasilitas umum pun terdampak termasuk beberapa sekolah.

Bank bjb Tandamata

Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, mencatat sebanyak 29 sekolah jenjang SMA, SMK dan SLB di dua wilayah tersebut terdampak banjir. Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Disdik Wahyu Mijaya, pada Rabu (5/3/2025) kemarin.

Lebih lanjut dikatakan Kadisdik Jabar, bahwa 29 sekolah tersebut terdiri dari 15 sekolah di Kota Bekasi, yakni 5 SMA, 5 SMK dan 5 SLB. Sedangkan di Kabupaten Bekasi terdiri dari 14 sekolah, yakni 4 SMA, 8 SMK dan 2 SLB.

“”Namun, tak ada dampak kerusakan bangunan. Yang terdampak adalah sarana dan prasarana pembelajaran, seperti peralatan elektronik, meja, kursi, alat musik, dan alat pembelajaran lainnya,” ungkap Wahyu Mijaya, dilaman Disdik Jabar.

Ia pun memastikan, saat ini pihaknya sedang menginventarisasi seluruh kerusakan sarana dan prasarana sekolah-sekolah tersebut. “Nanti kita akan petakan mana yang butuh penanganan secepatnya dan langkah mitigasi supaya aktivitas pembelajaran tidak terganggu,” kata dia.

Wahyu Mijaya menambahkan, bahwa berdasarkan Surat Edaran Bersama 3 Kementerian tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1446 Hijriah/2025 saat ini (27 Februari hingga 5 Maret 2025).

Sesuai dengan jadwal tersebut, para siswa melakukan pembelajaran dari rumah. Pihaknya akan mengevaluasi mana sekolah yang sudah siap melakukan pembelajaran di sekolah dan mana yang belum siap, tutur Wahyu Mijaya.

“Jika belum siap, pembelajaran akan dilakukan secara daring hingga kondisi sekolah benar-benar kondusif,” ujarnya.

Dalam musibah banjir yang melanda Kota dan Kabupaten Bekasi, atasnama Disdik Jabar, Wahyu Mijaya pun menyampaikan turut prihatin atas bencana banjir yang menimpa masyarakat di wilayah tersebut. (Ron/ Nzr)