SUKABUMI– Universitas Terbuka Cendekia Sukabumi sukses menggelar Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) di aula Pendopo Kabupaten Sukabumi, Minggu (19/1). Kegiatan ini diprakarsai oleh Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Cendekia Sukabumi Universitas Terbuka Bogor.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Universitas Terbuka Cendekia Sukabumi Universitas Terbuka Bogor, M. Nazmi Nurzaman mengatakan,
Pemira ini bertujuan untuk menciptakan regenerasi kepengurusan organisasi kemahasiswaan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. “Momentum ini menjadi langkah penting dalam menjaga keberlangsungan kepemimpinan yang progresif di lingkungan mahasiswa,” ujar Nazmi.
Hadir dalam kegiatan itu, Kepala SALUT Cendekia Sukabumi Universitas Terbuka Bogor, dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka, Founder Yayasan Pribumi, dan Ketua PB Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi. “Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan penuh terhadap semangat demokrasi mahasiswa. Pemira menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam menciptakan pemimpin yang mampu membawa organisasi menuju kemajuan dan memberikan manfaat nyata bagi komunitas akademik serta masyarakat luas,” terangnya.
Diakui Nazmi, partisipasi mahasiswa dalam Pemira ini cukup antusias. Sebab, hal ini merupakan sarana efektif untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, keterampilan sosial, dan kesadaran tanggung jawab. Sehingga, dapat menjadi agen perubahan positif di masa depan. Maka dari itu kami dari salah satu bagian organisasi kemahasiswaan yang ada di SALUT Cendekia Sukabumi Universitas Terbuka Bogor, memiliki konsistensi dalam menciptakan organisasi yang ideal dan menjadi rumah yang nyaman bagi setiap insan mahasiswa yang ingin berproses serta berprogres bersama,” terangnya.
Sementara itu, Ketua terpilih KBM UT Cendikia Sukabumi, Fitri Aprianti Fauziah berharap, para mahasiswa bisa menciptakan kerja sama yang sinergis dan integritas tinggi di kalangan organisasi mahasiswa SALUT Cendekia Sukabumi Universitas Terbuka Bogor. Terlebih, dapat menciptakan perubahan positif dan kemajuan yang berkelanjutan tidak hanya bagi mahasiswa namun bagi masyarakat akademik dan sekitarnya. (why)






