SUKABUMI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Sukabumi, menggalakan pengajian rutinan yang dipusatkan di Sekretariat PWI Komplek Gedung Pemuda.
Program perdana di bawah kepemimpinan Ikbal Zaelani Saptari ini, mendapat respon positif dari seluruh anggota, begitupun respon dari seluruh anggota IKWI yang merupakan istri-istri wartawan.
Pada pengajian itu, PWI mengundang pimpinan pondok pesantren Dzikir Al-Fath, KHM. Fajar Laksana yang memberikan tausiah siraman rohani kepada para wartawan.
“Alhamdulillah pengajian ini insya Allah akan menjadi agenda rutinan kami setiap bulan. Wartawan juga harus di bekali ilmu agama untuk bekal di akhirat jangan hanya mengejar urusan dunia saja,” kata Ikbal kepada Radar Sukabumi, belum lama ini.
Menurut Ikbal, program pengajian rutin PWI, selain untuk memperkuat nilai akidah dalam tholab ilmu, menjadikan jurnalis memiliki karakter yang baik dan berakhlak serta memiliki integritas profesional sesuai Kode Etik Jurnalis (KEJ).
“Jurnalis punya peran strategis dalam membentuk opini publik untuk mencerahkan masyarakat, kami juga harus pintar memilah pemeberitaan yang sifatnya hoaks,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan pondok pesantren Dzikir Al-Fath, M. Fajar Laksana mengatakan, para jurnalis memiliki peran dan fungsi yang luar biasa, yang bisa membangun opini publik.
“Dengan siraman rohani dan pembersihan hati nurani, bisa diolah sedemikian rupa memberikan kebaikan, akan menghasilkan output pemberitaan yang baik,” ucapnya.
Ia menambahkan, berita hoaks atau kebohongan yang di ulang-ulang bisa jadi benar, akan tetapi kebenaran yang tidak di publikasikan bisa terlupakan. “Teman – teman harus berani memberitakan sesuatu yang baik dan benar,” ungkapnya.
Fajar berpesan, awak media yang tergabung di PWI Kota Sukabumi, untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan dengan perasaan bahagia agar mendapatkan pahala dari Allah SWT.
“Persiapkan diri, sucikan hati untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan perasaan bahagia, agar nantinya kita fokus beribadah di bulan penuh keberkahan,” tukasnya. (Bam)






