PALABUHANRATU – Terkait aksi ratusan guru honorer R3 yang mendatangi gedung sekretariat daerah Kabupaten Sukabumi untuk menyampaikan aspirasi tentang keinginannya diangkat menjadi PPPK penuh waktu mendapat tanggapan dari sekretaris BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumver Daya Manusia).
Menurut sekretaris BKPSDM kabupaten Sukabumi Ganjar Anugrah, bahwa kedatangan ratusan guru honorer dari 47 kecamatan se- kabupaten Sukabumi kategori R3 itu merupakan hasil pengumuman kelulusan tenaga pendidik tersebut, hingga kini pihaknya dari BKPSDM terus memperjuangkan dengan dinas terkait lainnya ke pemerintah pusat.
Sehingga, kata Ganjar dalam audensi yang disampaikan perwakilan dari para guru yang beraudensi sesaat kedatangannya ke gedung sekretariat daerah untuk bisa menyampaikan pendapatnya disampaikan kembali ke pemerintah pusat.
“Untuk audensi kemarin itu, dari temen teman guru R3 kategori yang hasil pengumuman kelulusan tenaga pendidik memang kami terus perjuangkan ke pemerintah pusat,” ungkap Ganjar.
Setelah digelar audensi, Ganjar mengatakan tedapat tiga poin yang telah dituangkan dan sudah menjadi kesepakatan bersama antara BKPSDM, Dinas Pendidikan dan perwakilan guru honorer tersebut, yakni penguatan untuk afirmasi dalam masa kerja, dimana di rangking R3 itu terdapat afirmasi masa kerja guru honorer atau tenaga pendidik yang telah bekerja selama 10 tahun, 15 tahun bahkan telah 20 tahun.
Selanjutnya yang ke dua, para guru R3 ini meminta kondisi keterkaitan pengusulan afirmasi di optimalkan, sesuai dengan ketersediaan anggaran, jadi ketersediaan anggaran harus pengusulan afirmasinya di optimalkan
“Karena untuk ketiga ini, pengusulan afirmasi di besarkan agar peluang guru guru masuk ke PPPK penuh waktu itu lebih tinggi ataupun lebih besar,” jelasnya.
Dan untuk poin ke tiga kesepakatan dimaksud, tegas Ganjar, yakni terkait pengusulan formasi, harus sesuai dengan kekuatan atau sesuai dengan populasi yang ada di jabatan formasi guru.
“Intinya seperti itu, jadi kesepakatan itu sudah di sepakati oleh kita, BKPSDM, Dinas pendidikan dan perwakilan dari para guru honorer yang kemarin audensi,” tegasnya.
Dan hasil kesepakatan sudah disepakati tersebut, lanjut Ganjar sudah dilakukan penandatangan komitmen bersama
“Insyallah kedepan kita lebih fokus dalam hal pengadaan PPPK paruh waktu dan ke PPPK penuh waktu,” tandasnya. (Ndi)






