KABUPATEN SUKABUMI

Potret Akses Bagbagan – Kiara Dua Simpenan Sukabumi yang Mulai Bisa Dilintasi

×

Potret Akses Bagbagan – Kiara Dua Simpenan Sukabumi yang Mulai Bisa Dilintasi

Sebarkan artikel ini
DIPERBAIKI : Kondisi akses ruas jalan nasional Bagbagan - Kiara Dua, tepatnya di kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi kembali normal bisa dilintasi.(FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)
DIPERBAIKI : Kondisi akses ruas jalan nasional Bagbagan - Kiara Dua, tepatnya di kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi kembali normal bisa dilintasi.(FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)

SUKABUMI — Sempat dilakukan penutupan sementara dampak terjadinya longsor susulan, akses ruas jalan nasional Bagbagan – Kiara Dua, tepatnya di kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi kembali bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Namun begitu, para pengendara yang melintas harus berhati hati dan waspada saat melintas, hal itu mengingat kondisi tanah bekas longsoran masih labil sehingga rawan terjadi susulan.

Bank bjb Tandamata

Kasatlantas Polres Sukabumi AKP Fiekry Adi Perdana mengatakan, pembukaan akses jalan yang sempat ditutup dampak tertimbun material longsor susulan dilakukan sejak Sabtu, (28/12/2024) malam atau sekitar pukul 19.45 Wib setelah tim gabungan dari PUPR nasional berhasil melakukan evakuasi.

“Situasi terkini jalan raya Kiaradua Bagbagan jalan nasional tepatnya di di KM 159, telah dibuka kedua jalur, baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar Fiekry Adi Perdana.

Namun begitu, Fiekry mengingatkan kepada para pengendara saat melintasi akses jalan nasional Bagbagan menuju Kiara Dua tersebut, agar selalu waspada dan berhati hati mengingat masih rawan terjadi longsor susulan.

“Saat ini sudah bisa dilintasi dua jalur, tapi dengan catatan bilamana terjadi cuaca hujan akan kami laksanakan penutupan sementara,” jelasnya.

“Saat ini masih terus dilaksanakan evakuasi pembersihan dan pemantauan oleh Tim PUPR Nasional, mudah mudahan hari ini cuaca cerah dan bisa terus dilaksanakan untuk kedua jalur dapat dilintasi kendaraan baik roda dua maupun roda empat,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, bencana tanah longsor terjadi dengan menutup akses ruas jalan Bagbagan – Kiara Dua tepatnya di kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Rabu, (25/12/2024) lalu sekitar pukul 15.00 Wib, dampak cuaca ekstrim hujan deras yang terus mengguyur wilayah tersebut.

Tanah longsor yang terjadi tepat di Km 159 +100 itu memiliki panjang sekitar 50 meteran dan ketinggian material longsoran yang menutup jalan mencapai 5 meteran dari ketinggian tebing sekitar 45 meter membuat kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas.

Kemudian, setelah melalui proses evakuasi yang memakan waktu dua hari, Jumat, (27/12/2024) material longsoran berhasil dievakuasi dan dilintasi kendaraan dengan sistem buka tutup sekitar pukul 17.30 Wib, hanya berselang beberapa jam longsor susulan kembali terjadi sekitar pukul 23.30 Wib sesaat para personel gabungan dari kementerian PUPR dan juga Bina marga jabar, TNI, Polri serta unsur terkait lainnya melaksanakan penormalan. (ndi/d)