PURWAKARTA – Setelah Penjabat (Pj.) Bupati Purwakarta, Benni Irwan menyampaikan laporan Nota Keuangan dihadapan para anggota DPRD Purwakarta dalam rapat paripurna, pada Selasa (29/10/2024) lalu.
Kemudian, Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) langsung menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2025, pada Rabu (30/10/2024).
Rapat dipimpin langsung oleh Sri Puji Utami selaku Ketua Banggar yang juga Ketua DPRD Purwakarta, didampingi Wakil Ketua I Dias Rukmana Praja, Wakil Ketua III Entis Sutisna dan sejumlah anggota Banggar.
Sementara dalam rapat tersebut dari pihak Pemkab Purwakarta selain dihadiri Pj Bupati, turut hadir Ketua TAPD sekaligus Sekda Purwakarta Norman Nugraha, Kepala BKAD Nurcahya, Kepala Bapenda Aep Durrohman dan Kepala Bapelitbangda Nina Herlina serta beberapa pejabat eselon III.
“Alhamdulilah, kemarin kita dari pagi hingga sore mengadakan rapat paripurna tingkat I penyampaian RAPBD TA 2025,” ucap Sri Puji.
“Sepertinya kita harus gas poll, karena sesuai peraturan perundang-undangan akhir Nopember 2024, kita harus sudah menyelesaikan sampai kepada keputusan bersama terkait Raperda ini,” tegasnya menambahkan.
Sri Puji berharap mudah-mudahan satu bulan kedepan semua bisa komitmen dalam mekanisme sesuai dengan peraturan perundang-undangan. “Hari ini kami (Banggar) ingin mendapatkan penjelasan dan pemaparan dari pak Sekda selaku ketua Tim TAPD apa saja yang akan direncanakan di APBD TA 2025 terkait kegiatan dan program prioritas,” tutur Sri Puji.
Pada kesempatan tersebut, Norman memaparkan terkait penurunan RAPBD 2025 sebasar 9,2 persen dari APBD murni 2024. “Kita sama tahu, RAPBD 2025 ada penurunan 9,2 persen dari APBD murni 2024. Penurunan RAPBD 2025 itu dikarenakan kondisi fiskal saat ini dalam katagori rendah,” terangnya.
Norman juga menjelaskan pada tahun 2025 ada program prioritas makan bergizi gratis, “Untuk program ini, Pemkab Purwakarta butuh anggaran 7,75 persen pendekatan dari PAD. Ini asumsi,” ujarnya.
Selanjutnya, kata Norman, mengenai program prioritas, ada 12 prioritas program pembangunan pada tahun 2025 mendatang, yaitu:
1. Peningkatan kualitas SDM dan pemajuan Kebudayaan.
2. Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan dan KB.
3. Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Ketahanan Bencana.
4. Pengembangan Koperasi dan UKM.
5. Peningkatan Nilai Investasi.
6. Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Masyarakat.
7. Peningkatan Produksi Pangan, Pertanian dan Perikanan.
8. Penanganan Sosial Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
9. Peningkatan dan Pemerataan infrastruktur Dasar di semua Wilayah.
10. Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik.
11. Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.
12. Peningkatan Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat.
Demikian pemaparan yang disampaikan oleh Sekda Purwakarta yang juga selaku ketua Tim TAPD Pemkab Purwakarta, Norman Nugraha. (Ron/Ril)






