SUKABUMI — Menanggapi fenomena seorang tiktok asal Kampung Margasari, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, berhasil mencuri perhatian dan meraih penghasilan hingga ratusan ribu rupiah setiap harinya dari joged, membuat Anggota DPRD Jawa Barat Lina Ruslinawati menilai bahwa apa yang dilakukan tidak semuanya bermanfaat.
“Kalau saya sih melihatnya kontennya tidak mendidik kalau hanya joged-joged saja, kalau joget manfaatnya apa,”jelasnya
Menurutnya ada hal yang lebih kreatif ketimbang hanya joged dan mendapat sawer, apalagi ada indikasi saweran dilakukan oleh akun-akun judi online. Sekalipun menghasilkan uang, tapi sisi edukasinya tidak ada disana.
“Ya kalau menurut saya harus ada sisi edukasinya minimal, kalau menurut saya enggak lah, itu tidak termasuk hal yang perlu dicontoh,”tegasnya.
Sebelumnya, Gunawan (38) seorang tiktoker asal Kampung Margasari, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, berhasil mencuri perhatian dan meraih penghasilan hingga ratusan ribu rupiah setiap harinya.






