Bhayangkara FC kembali mendapatkan hasil buruk di Liga 1 2018. Sang juara bertahan ditaklukkan Barito Putera dengan skor telak 1-3 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (28/4) malam. Kekalahan itu membuat tim asuhan Simon McMenemy gagal meraih kemenangan dalam empat laga secara beruntun.
Barito Putera menggebrak sejak menit pertama. Usaha tuan rumah untuk mencetak gol terwujud pada menit ke-15. Gol pertama Laskar Antasari dicetak Douglas Packer. Berawal dari umpan silang akurat dari Rizky Pora, sundulan Douglas gagal ditepis kiper Bhayangkara FC, Panggih Prio Sembodho.
Douglas Packer resmi mencetak brace pada menit ke-22. Tendangan kaki kirinya dari luar kotak penalti melesat ke pojok kanan atas gawang Bhayangkara FC. Kiper Panggih terbang untuk menepis bola. Namun upayanya tidak membuahkan hasil. Barito Putera menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Bhayangkara FC mempunyai peluang emas saat wasit menunjuk titik putih pada menit ke-24. Sayang Paulo Sergio gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor. Tendangannya melebar tipis di kanan gawang Barito Putera yang dikawal Aditya Harlan.
Anak asuh Simon McMenemy sebenarnya bermain cukup baik di Banjarmasin. Bahkan striker Nikola Komazec mencetak sejumlah peluang emas. Sayang penyelesaian akhirnya tidak sempurna. Meski tinggal berhadapan dengan kiper, kans tersebut gagal berbuah gol. Tak ada perubahan skor hingga turun minum.
Tuan rumah Barito Putera membuka babak kedua dengan gol pemain muda Paulo Sitanggang pada menit ke-57. Setelah menerima umpan pendek Marias Cordoba, Paulo menyontek bola ke gawang Bhayangkara FC. Gol, Laskar Antasari memperlebar jarak menjadi 3-0.
Bhayangkara FC tampil lebih agresif setelah kebobolan tiga gol. Mereka mendapatkan kans emas dari heading Dendy Sulistyawan. Sayang belum berbuah gol. Tuan rumah mendapatkan kesempatan apik lewat sepakan mendatar Samsul Arif. Apes, bola hanya melebar tipis di kiri gawang.
Barito Putera nyaris mencetak gol keempat pada masa injury time. Sayang tembakan Bijahil Charles masih melenceng tipis di kanan gawang.
Bhayangkara akhirnya mampu memperkecil kedudukan lewat gol Herman Dzumafo pada menit ke-92. Skor 3-1 untuk kemenangan Barito Putera bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Barito Putera 3-1 Bhayangkara FC
Barito Putera 3-1 Bhayangkara FC
(Packer 15′, 22′, Sitanggang 56′ – Dzumafo 92′)
Susunan Pemain
Barito Putera: Adhitya Harlan, Nazar Nurzadin, Dandi Maulana, Aaron Evans, Rony Beroperay, Paulo Sitanggang, M. Rafi (Fajar Handika, 81′), Matias Cordoba, Rizky Pora, Samsul Arif (TA Musafri, 82′), Douglas Packer (Bijahil Charles, 86′)
Pelatih: Jacksen F. Tiago
Bhayangkara FC: Panggih Prio Sembodho, Alsan Sanda, Vladimir Vujovic, Nurhidayat, Lee Yoo Joon, Paulo Sergio, Vendry Mofu (Marinus Wanewar, 66′), Wahyu Subo Seto, Maldini Pali, Herman Dzumafo, Nikola Komazec (Dendy Sulistyawan, 46′)
Pelatih: Simon McMenemy
Wasit: Novari Arilaha
(saf/JPC)



