PENDIDIKAN

STIKes Sukabumi Adakan Pelatihan Holistik Kebidanan untuk Tingkatkan Kualitas Lulusan

×

STIKes Sukabumi Adakan Pelatihan Holistik Kebidanan untuk Tingkatkan Kualitas Lulusan

Sebarkan artikel ini
STIKES Sukabumi Adakan Pelatihan Holistik

SUKABUMI – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Sukabumi mengadakan kegiatan pelatihan holistik kebidanan yang mencakup tiga fokus utama, yaitu pelatihan baby spa, maternity treatment, dan yoga prenatal basic selama 10 jam.

Kegiatan ini dilaksanakan di kampus STIKES Sukabumi pada 25 hingga 27 September 2024 dan dihadiri oleh 30 peserta yang merupakan lulusan program profesi kebidanan.

Bank bjb Tandamata

Selain peserta, acara ini juga dihadiri oleh Ketua STIKES Sukabumi, Ketua Program Studi Kebidanan, serta Wakil Ketua III bidang kemahasiswaan, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Pelatihan ini dilaksanakan atas kerjasama antara STIKES Sukabumi dengan EBSCO Training, sebuah lembaga yang berfokus pada pengembangan kompetensi melalui pelatihan-pelatihan berkualitas.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan bekal tambahan bagi para lulusan profesi kebidanan, terutama dalam aspek pelayanan holistik yang semakin dibutuhkan di dunia kerja.

Pelatihan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang dapat diterapkan baik di tempat kerja maupun di tempat praktik mandiri masing-masing,” tutur Ketua STIKes Sukabumi Iwan Permana saat ditemui awak media

Manfaat dari pelatihan ini sangat signifikan bagi para lulusan profesi kebidanan. Dengan mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan kompetensi tambahan yang relevan dengan kebutuhan terkini di bidang kebidanan, seperti perawatan bayi (baby spa), perawatan ibu pasca melahirkan (maternity treatment), serta yoga prenatal yang membantu ibu hamil dalam menjaga kesehatan fisik dan mental. Keahlian-keahlian tersebut juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi, sehingga bisa dijadikan sebagai peluang wirausaha bagi para peserta.

“Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya menambah keterampilan klinis tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk mengembangkan usaha mandiri di bidang kesehatan ibu dan anak,” imbuhnya.

Iwan berharap dari pelaksanaan pelatihan ini adalah agar para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan selama pelatihan dengan baik di dunia kerja.

Selain itu, diharapkan peserta dapat terus memperdalam ilmu yang telah dipelajari agar kompetensi yang dimiliki semakin berkembang. Dengan bekal yang kuat dan berkelanjutan, para lulusan diharapkan menjadi tenaga kebidanan yang profesional, kompeten, dan mampu bersaing dalam industri pelayanan kesehatan, baik secara individu maupun dalam institusi kesehatan tempat mereka bekerja.

“Pelatihan holistik ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga untuk membangun kesadaran akan pentingnya pendekatan holistik dalam merawat ibu hamil dan bayi. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di Indonesia, khususnya di Sukabumi, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” pungkasnya. (wdy)